Menunggu Sanksi Tegas Grab Untuk Driver Pukul Pelanggan!

0
553
grab pukul pelanggan
Copyright ©Ist

Menunggu Sanksi Tegas Grab Untuk Driver Pukul Pelanggan!

Indowarta.com – Baru-baru ini beredar sebuah video yang viral terkait sejumlah driver ojek online, Grab yang melakukan pemukulan terhadap pelanggan. Alasan driver Grab pukul pelanggan lantaran pelanggan tersebut cancel order-an.

Insiden pemukulan terhadap pelanggan itu tentu menjadi perhatian serius Grab Indonesia. selanjutnya driver yang melakukan pemukulan itu akan ditindak tegas termasuk diberhentikan jika terbukti bersalah.

Hingga detik ini, proses investigasi masih terus dilakukan oleh Grab Indonesia guna mengusut kejadian yang terekam dalam video berdurasi 37 detik itu. Grab juga masih berupaya untuk menggali keterangan lebih lanjut dari driver Grab pukul pelanggan serta pelanggan yang menjadi korban pemukulan.

Baca Juga Viralnya Video FB Driver GoJek Kecopetan di Kasir Restaurant!

Hal itu disampaikan oleh Marketing Director Grab Indonesia, Mediko Azwar, Minggu (30/7), “Kami masih berusaha mendapatkan keterangan lebih lanjut baik dari pihak mitra pengemudi maupun penumpang sebagai bagian dari proses investigasi”.

grab pukul pelanggan
Copyright ©viva

Mediko pun meminta maaf kepada pelanggan yang telah menjadi korban pemukulan driver Grab tersebut. dia menyadari sepenuhnya bahwa keselamatan penumpang merupakan sesuatu yang sangat diprioritaskan.

“Kami menyesali atas ketidaknyamanan yang terjadi dan memohon maaf kepada penumpang yang bersangkutan,” ujarnya.

Sementara itu, desakan pemberian sanksi tegas terhadap driver Grab pukul pelanggan itu juga dilontarkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Budi menyesalkan tindakan agresif yang dilakukan oleh pengemudi ojek online itu.

Baca Juga Kisah Driver GoJek Berusaha Kembalikan Uang Customer Walau Tak Seberapa Ini Bikin Haru!

“Tentunya para operator ini apakah itu Grab, Uber, dan Gojek menindak para pengemudi yang agresif sesuai ketentuan yang berlaku. Baik dalam ketentuan perusahaan maupun aturan hukum yang umum berlaku,” ungkap Budi.

Kekesalah Budi ini tentu bukan tanpa alasan. Dia menganggap pemukulan terhadap pelanggan sebagai contoh yang buruk dalam kehidupan masyarakat sehingga layak untuk ditindak oleh pihak operator. Di sisi lain, sebagai pelanggan pun sebaiknya jangan asal main cancel orderan.

“Saya Imbau kepada pelanggan, melakukan sesuatu pemanggilan atau order yang benar jangan seolah-olah mempermainkan driver ojek online, sekalipun pelanggan itu tidak boleh,” ujar Budi.

Budi meminta agar operator melakukan pengaturan dengan baik sehingga insiden tersebut tidak terulang lagi.

Baca Juga Grab Mulai Gaet Raksasa China demi Saingi GoJek dan Uber di Indonesia!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here