Patrialis Akbar Ngaku Gunakan ‘Ahok’ Demi Beri Kode Nama Penyuapnya!

0
868

Patrialis Akbar Ngaku Gunakan ‘Ahok’ Demi Beri Kode Nama Penyuapnya!

Kamaludin yang merupakan orang terdekat Patrialis Akbar ini telah menyebutkan bahwa mantan Hakim Mahakamah Konstitusi (MK) ini telah menggunakan istilah Ahok untuk menyebut nama penyuapnya yakni Basuki Hariman yang merupakan pengusaha impor daging.

baca juga : KPK Peringati Tragedi 100 Hari Novel Baswedan Diserang Air Keras!

Kamaludin sendiri telah mengatakan hal terseut pada saat dihadirkan di dalam sidan lanjutan perkara suap uji materi mengenai Peternakan dan Kesehatan Hewan di MK dengan terdakwa Patrialis Akbar. Kamaludin pada saat itu dihadirkan sebagai saksi.

Pada awalnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini telah memutar percakapan antara Kamaludin dengan Patrialis Akbar. Di dalam percakapan telepon tersebut, Patrialis telah mengatakan “Sekalian antum (Anda) mau, Ahok, Ahok mau ngobrol enggak?”. Setelah itu di dalam percakapan tersebut, Kamaludin juga telah membalas dengan kata “Ana (saya) arahkan si Ahok. Iye, ye”.

Patrialis Akbar
Copyrigth©makassartoday

Yang dimaksuh Ahok di dalam percakapan tersebut adalah Basuki Hariman. Kamaludin kepada jaksa KPK telah mengatakan “Ahok itu maksudnya Pak Basuki. Kami ada rencana main golf di Royal. Pak Patrialis mengingatkan, kalau bisa Pak Basuki bisa gabung, ngobrol-ngobrol”.

baca juga : KPK Tetapkan Markus Nari Sebagai Tersangka Kasus Korupsi E KTP!

Patrialis Akbar sendiri telah didakwa menerima hadiah uang sebanyak USD 70 ribu atau kurang lebih sekitar Rp 4,1 juta dan juga janji sebesar Rp 2 Mililar dari Basuki Hariman. Sementara itu Basuki Hariman sendiri merupakan pemilik PT. Impexindo Pratama, PT Cahaya Timur Utama, PT Cahaya Sakti Utama dan CV Sumber Laut Perkasa dan anak buahnya NG Fenny melalui Kamaludin.

Pemberian hadiah dan juga janji itu telah bertujuan untuk mempengaruhi putusan perkara Nomor 129/PUU-XIII/2015 terkait Uji Materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan terhadap UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Sebelumnya, Patrialis Akbar sendiri telah mengutarakan keinginannya agar bisa menjadi tahanan kota atau tahanan rumah. Hal ini karena kondisi dari kesehatanya. Patrialis Akbar pun telah menyerahkan lampiran yang berisikan jaminan dari keluarganya. Tidak hanya itu saja, Patrilais Akbar juga telah menyampaikan bahwa dirinya siap menjaminkan seluruh hartanya untuk menjadi tahanan rumah.

baca juga : 

Ketika Akun Instagram DPR Unggah Kerjaanya KPK ‘Nguping’!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here