Presiden Dinilai Lamban Atasi Kasus Novel Baswedan!

0
318
Novel Baswedan
Copyright©kompas

Presiden Dinilai Lamban Atasi Kasus Novel Baswedan!

Indowarta.com – Kasus peneyrnagan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kini belum juga menemui titik terang. Sejumalah pihak sebelumnya telah meminta supaya Presiden turun tangan langsung menangani kasus ini.

Wakil Ketua Dewan Perwkilan rakyat (DPR) RI gus heranto menilai jika Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) lamban dalam merespons kasus teror terhadap Novel Baswedan ini. Hingga sat ini lebih dari 100 hari serangan teror terhadap Novel belum juga terungkap dna menyisakan tanda tanya besar.

Agus menuturkan jika diirnya sejaka awwal sudah meinta kepada Presiden Jokowi untuk membentuk tim pencari fakta (TPF). Namun sayangnya usulan itu ahnya dianggap angina dan tidak dianggap sama sekali sampai sat ini. Menuurtnya permaslaahn ini sduha banyak memakan waktu dna pemerintah pun seprti acuh tak acuh dengan kasus ini.

‘Permaslahan Novel inis duha menyita waktu yang cukup lama. Hingga sat ini pun belum ada kejelasan karena pemerintah maupun Presiden tak mau dengan cepat mengambill langkah’ ujar Agus sat ditemui di Gedung DPR, Jakarta pada31 Juli 2017.

Copyright ©CNN indonesia

Agus menambahakan jika TPF menurtnya snagat penting guna mengungkap dna mempercepat penagkapan pelau asus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Denagn adanay tim khusus ini pasinya kan sagat membantu pasalnya dlam tim ini antinya apsti ada intelejen khusus.

‘Bukannya ami meremehkan atau meniadakan pihak kepolisiand a mereka pun sudha bekerja sangaat bagus, Namun pokok persoalan sangat kompleks sehingga juga harus mendapataka penanganan secara komprejhensif’ ujar Agus.

Sedangkan Presiden Jokowi sediir sebelumnya menyatakan jika diirnya ingin bertemu angsung denga Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Pertemuan tersebut nanntinya,an mebahas menegnai kasus  peyeranagn Novel dan dolan.

Agsu sendiri mengaharapakan dengan adanya pertemuan menghasilkan keputusna pembentukan TPF. ‘Jika memang tida ada maka akan lebih lma lagi terungka[pnya ksus ini. sekali lagi kami akan mengajukan pendapat terbaik untuk Presiden dan segera membentuk TPF.

Semenatar itu Novel Baswedan sendir hingga kini maish berada di Sinagpura untuk menjalani penegobatan krena luka penyiraman air kers. Dia menderita luka melepuh apda bagian wajah dan pada bagian matanya yang ini harsu terpasangkan membrane sel.

baca juga : Jangan Lewatkan, Novel Baswedan Akan Blak Blakan Soal Air Keras Sore Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here