Kenali 7 Ketentuan Umum Pinjaman KTA Berikut Agar Tidak Bingung Saat Mengajukannya

    0
    357
    Kenali 7 Ketentuan Umum Pinjaman KTA Berikut Agar Tidak Bingung Saat Mengajukannya (1)

    Menawarkan segala kemudahan transaksi keuangan baik syarat maupun proses yang cepat, itulah salah satu kelebihan dari KTA. Apakah Anda tertarik? Jangan cepat ambil keputusan dulu sebelum Anda membaca sejumlah fakta mengenai KTA yang akan Kami berikan berikut ini.

    Memang KTA menawarkan segala kemudahan dalam bentuk pengajuan maupun pencairan dananya. Tapi apakah itu yang hanya Anda pikirkan? Hutang tetap lah hutang yang harus Anda bayar ketika tagihan bulanan mulai menghantui Anda.

    Berikut ini adalah fakta tentang KTA yang wajib Anda ketahui menurut website pembanding produk pinjaman terbaik cermati.com sebelum memutuskan untuk mengajukan produk perbankan tersebut :

    Bunga Bukan 0.99%, Tapi 20%

    Tergiur dengan tawaran bunga KTA yang kecil? Ini lah fakta yang selama ini nasabah belum banyak yang tahu. Bunga 0,99% yang diberikan beberapa lembaga keuangan baik perbankan maupun non perbankan nyatanya tak murni sekecil itu. Nyatanya pinjaman KTA dari bank-bank besar seperti KTA BNI atau Mandiri menghitung bunga sebesar 0,99% tersebut secara flat, hal ini tentu saja kontradiktif dengan jumlah pokok pinjaman yang justru tiap bulannya berkurang.

    Memang Kita tidak bisa membandingkan sepenuhnya dengan produk perbankan lainnya seperti KPR yang bunganya sendiri tidak flat karena jumlah kewajiban dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman yang tiap bulan pun berkurang karena dicicil. Berita Terkini: Driver GoJek Akan Dapatkan Fasilitas Haji Sampai dengan Kredit Rumah?

    Dalam sistem KPR, beban bunga yang diberikan untuk nasabah cenderung menurun seiring dengan sisa pinjaman yang mengecil. Cara perhitungan tersebut dinamakan bunga efektif. Sebenarnya perhitungan bunga efektif lebih akurat dibandingkan bunga flat lantaran bunga hanya dihitung berdasarkan sisa pokok pinjaman, bukan secara keseluruhan pinjaman.

    Denda Terlambat

    Namanya saja kredit alias hutang ke bank, sudah dapat dipastikan setiap keterlambatan pihak bank akan menerapkan denda keterlambatan. Jumlahnya pun tak main main, antara 2% hingga 5% dari pokok pinjaman ditambah bunga berjalan atas pokok pinjaman yang terlambat pembayarannya.

    Mengapa semakin banyak ya beban yang diberikan ke nasabah? Begitulah sistem perkreditan bank yang tak jauh jauh dari urusan terlambat pun di ambil keuntungannya. Berikut ini adalah beberapa rincian dana keterlambatan yang biasanya dibebankan pada nasabah KTA :

    • Denda keterlambatan sebesar 2% hingga 5% dari sisa pokok pinjaman
    • Cicilan yang harus dibayar pada bulan berjalan
    • Tambahan bunga karena terlambat membayar

    Biaya Provisi

    Tak semua lembaga perbankan menerapkan biaya provisi atau biaya jasa atas di pengajuan KTA yang diterima. Namun beberapa pn masih ada yang menerapkan biaya ini. Biaya provisi di ambil dari total pinjaman yang akan di berikan untuk Anda. Jadi Anda tidak akan menerima uang KTA secara utuh. Besaran biayanya pun bervariasi antara 1,5% hingga 3,5% dari total pinjaman.

    BI Checking

    Lagi lagi masalah tunggakan cicilan kredit. Pihak bank memiliki kewajiban untuk melaporkan setiap jenis pinjaman kepada Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas yang bertanggung jawab terhadap keuangan di Indonesia. Laporan ke pihak BI tersebut berupa pelaporan kredit macet maupu status pinjaman nasabah.

    Semua bank di Indonesia berhak mengakses informasi pinjaman yang dilaporkan ke BI sebagai salah satu manajemen resiko perbankan. Pengecekan tersebut dinamakan BI Checking. Baca juga: Bank Indonesia Membuka Lowonan Kerja, Ini Dia Persyaratannya!

    Implikasi untuk nasabah sudah jelas, jika pinjaman KTA menunggak kemungkinan besar nasabah akan sulit mengajukan kredit di bank lain. Hal tersebut dikarenakan laporan ‘rapor’ perkreditan Anda merah dan dinilai tak layak mendapatkan pinjaman bank kembali.

    Makin Lama Tenor, Beban Bunga Makin Besar

    Selanjutnya yang harus Anda pahami adalah terkait tenor cicilan. Tenor cicilan cukup berimplikasi terhadap bunga. Jika tenor cicilan semakin banyak, maka bunga yang dibebankan pada nasabah pun semakin banyak lantaran adanya fitur ‘flat rate’ atau bunga flat.

    Meski cicilan perbulannya semakin kecil, tetapi bunga yang dibebankan masih tetap sama dan cenderung lebih tinggi.

    KTA Payroll, Bunga Lebih Murah

    Beruntung bagi Anda yang bekerja di perusahaan yang memberikan fasilitas loan atau pinjaman. Misalnya bila Anda memiliki rekening gaji di bank BNI dan Anda mengajukan pinjaman KTA BNI Fleksi Payroll atau KTA Mandiri, maka bank BNI akan bekerja sama dengan pihak perusahaan dan memberikan tingkat bunga yang lebih kecil karena sistem pembayaran tagihan yang langsung dipotong dari gaji, hal ini cukup menguntungkan bagi pihak bank karena dapat meminimalisir resiko kredit macet.

    Kenapa Kartu Kredit Wajib

    Salah satu persyaratan wajib untuk mengajukan KTA adalah kepemilikan Kartu Kredit. Kepemilikan kartu kredit digunakan untuk melihat track record kredit nasabah terkait. Selain itu, kartu kredit juga digunakan untuk menentukan plafond pinjaman yang sesuai dengan kemampuan keuangan peminjam.

    Itulah beberapa poin yang wajib Anda ketahui terkait KTA. Selalu ajukan KTA sesuai kemampuan Anda dan gunakanlah dengan bijak. Setidaknya beban biaya kredit yang cukup berat dan di tanggungkan pada Anda selaku nasabah dapat berubah menjadi manfaat.

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here