Ahli Sketsa Wajah Ragukan Hasil Pemaparan Polri Soal Pelaku Penyiraman Novel Baswedan!

0
385
Novel Baswedan
Copyright ©beritaonline

Ahli Sketsa Wajah Ragukan Hasil Pemaparan Polri Soal Pelaku Penyiraman Novel Baswedan!

Indowarta.com – Kasus penyerangan terhadapa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kini kini masih menimbulkan tanda tanya besar. Rekaman kamera CCTV menggambarkan detik-detik aksi penyiraman air keras juga diperlihatkan.

Ketika kejadian saat itu kondisi masih dalam keadaan gelap dan seusai menjalankan shalat subuh tiba-tiba sepeda motor menghampiri Novel Baswedan. Sepeda motor yang ditumpangi oleh dua orang berboncenga terlihat seperti goyang karena yang diboncemg diduga melakukan suatu gerakan.

Tayangan video tersebut kembali dimunculkan guna mendapatkan informasi terkait pelaku penyiraman air keras rerhadap salah satu penyidik KPK. Namun tetap saja seolah-olah kasus ini buntu dan hingga tiga bulan lamanya belum juga terungkap.

Setelah cukup sekian lama Mabes Polri pun merilis sketsa wajah terduga pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan. Sketsa wajah tersebut dibuat berdasarkan keterangan dari korban termasuk sejumlah saksi yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Novel baswedan
Copyright©pojoksumut

Sketsa wajah tersebut diumumkan langsung oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Senin, 31 Juli 2017. Dia mengungapan jika keterangan dari saksi mengatakan jika pria terduga pelaku itu mempunyai ciri-ciri tubuh ramping, tinggi sekitar 167 hingga 170 sentimeter sengan kulit hitam serta rambut keriting.

Namun sketsa wajah itu sendiri masih dugaan sementara dan belum dipastikan apakah benar itu merupakan pelaku atau bukan. Sedangkan komentar datang dari ahli sketsa wajah yang juga tercatat sebagai mantan anggota Tim Identifikasi Polri, Wiryono angkat bicara mengenai hal ini.

Wiryono mengatakan jika dirinya meragukan keakuratan sketsa yang menunjukan wajah pelaku pemyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Menurut pensiunan polisi berpangkat AKBP itu dalam rentan waktu tiga bulan lamanya setelah kejadian dapat mengurangi tingkat akurasi pembuatan sketsa wajah. Hal tersebut dikatakan karena menurutnya daya ingat manusia sangatalah terbatas.

Meskipun begitu jika sketsa wajah terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan ini akan membantu mengungkap pelaku sebenarnya. Polri optimis tim yang dibentuk dan peran amsyarakat dapat membantu pihak kepolisian mengungkap kasus ini. Selain itu polisi juga yakin dengan dilakukan ini juga akan segera membongkar motif penyerangan terhadap penyidik KPK ini.

baca juga : Inilah Sketsa Wajah Penyerang Novel Baswedan, Siapakah Gerangan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here