Siapakah Sosok Polisi yang Disebut Novel Baswedan Terima Orderan Teror?

0
573
novel baswedan
Copyright©detik

Siapakah Sosok Polisi yang Disebut Novel Baswedan Terima Orderan Teror?

Indowarta.com – Kasus penyerangan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan kini masih menjadi tanda tanya besar. Novel menduga ada oknum Polri yang menerima upah atau suap untuk meneror dirinya dan juga pegawai KPK lainnya.

Pernyataan tersebut dilontarakan oleh Novel Baswedan beberpa waktu terakhir ini. Dia memberikan pernyataan tersebut menyusul pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Pertemuan Tito dan Jokowi saat itu juga membahas terkait penanganan kasus teror penyiraman air keras terhadap Novel. Kerjasama pun juga ditawarkan oleh Tito kepada KPK untuk mengusut secara tuntas penyerangan kepada salah satu pegawainya ini. Dia melakukan itu lantaran laporan tekait dengan adanya oknum Polri yang menerima suap untuk meneror Novel dan pegawai KPK lainnya.

WAJIB BACA :  Manuver Setya Novanto di Balik Tahanan KPK!

Novel sendiri mengatakan jika dirinya menduga jika Kapolri sudah mendapat laporan terlebih dahulu terkait keterlibatan oknum Polri dalam kasusnya ini. ‘Mengenai rencana kerjasama Polri dan KPK, saya menduga jika Kapolri sudah dapat laporan atau bukti jika ada oknum Polri yang menerima suap untuk lakukan teror’ ujarnya pada Selasa 1 Agustus 2017.

Novel Baswedan
Copyright©republika

Novel Baswedan mengatakan seperti itu karena menurutnya dugaan itu patut ada karena beberapa waktu lalu Polri sempat menolak tawaran dari KPK untuk menangani kasus teror terhadap dirinya ini. Namun kini Polri justru berbalik fikiran dan membuka kerjasama dengan KPK.

Mengenai hal ini juga dikatakan oleh ketua Umum PP Muhammadiyah Dahlil Anzar Simanjuntak. Dia mengaku bertemu dengan Novel pada Selasa, 1 Agustus 2017 sekitar pukul 07.15 pagi waktu Singapura. Dahlil ketika itu juga membicarakian mengenai adanya keterlibatan oknum Polri dalam kasus penyerangan terhadap Novel.

WAJIB BACA :  Lawan KPK, Setya Novanto Racik Strategi Bareng Pengacaranya !

Menurtnya dugaan itulah yang membuat Polri mengajak KPK untuk ikut andil dalam penanganan kasus ini. Dahlil pun mengatakan jika tak ada unsur korupsi yakni dugaan suap yang diberikan kepada oknum polisi tersebut KPK tak akan berguna diajak Polri karena kasus ini murni serta tak daa hubungan dengan penanganan lembaga anti rasuah tersebut.

Polri pun juga menaggapi dan menyelidiki setiap informasi untuk mengungkap kasus teror kepada Novel Baswedan. Namun informasi yang disampaikan Novel juga tidak bisa dipaksakan artinya jika tidak ada bukti atau fakta yang mendukung informasi pun tak bisa dilanjutkan.

Baca juga : Presiden Dinilai Lamban Atasi Kasus Novel Baswedan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here