Fidelis Divonis dengan Hukuman 8 Bulan penjara dengan Denda Rp 1 Miliar!

0
259
Fadelis
Copyright©tribunlampung

Fidelis Divonis dengan Hukuman 8 Bulan penjara dengan Denda Rp 1 Miliar!

Indowarta.comFadelis menjalani sidang pembacaan vonis kasus kepemilikan barang haram pada hari ini Rabu, 2 Agustus 2017. Majelis Hakim Pengadilan negeri Sanggau , Klimantan Barat menjatuhi vonis selama 8 bulan penjara kepada pria benama lengkap Fadelis Arie Sudewarto (36 tahun).

Dia merupakan terdakwa kepemilikan 39 batang ganja (cannabis sativa). Selain jatuhan hukuman 8 bulan penjara Fadelis juga dikenakan denda sebesar Rp 1 miliyar atau subsider 1 bulan penjara. Majelis hakim PN Sanggau sendiri memutuskan jatuhan vonis penjara dan denda tersebut setelah memerhatikan sejumlah hal.

‘Dengan ini diputuskan saudara Fadelis bersalah dan dijatuhi hukuman 8 bulan penjara dan denda 1 miliar. Dalam memutuskan majelis hakim memperhatikan tiga hal yakni yuridis, sosiologis, dan fisiologi yang tentunya mempunyai keseimbangan’ ujar hakim.

Dalam kasus ini hakim menilai jika Fadelis bersalah terkait kepemilikan 39 batang ganja yang akn digunakan untuk mengobati istrinya, Yeni Riawati. Perbuatan terdakwa ini dinilai telah melanggar hukum yang tertuang dalam Pasal 111 dan 116 Undang-Undang nomor 35 tentang Narkotika.

Fadelis
Copyright©kompasregional

Sedangkan sebelumnya terdakwa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman lima tahun penjara serta denda Rp 800 juta subsider satu bulan kurungan. Sedangkan hal yang memberatakan terdakwa ialah pasal 161 ayat 1 dan 3.

Kemudian hal yang meringankan ialah majelsi hakim menilai jika apa yang dilakukan terdakwa hanya untuk pengobatan dan tidak mencelakakan istrinya. ‘Terdakwa sendiri mengaku jika hal itu (menanam ganja) tidak boleh dilakukan. Namun Fadelis tetap saja menanmnya karena untuk obat istrinya’ ujar hakim.

Fadelis sendiri menjadi terdakwa setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) menahannya pada bula Februari 2017. Menurut pengakuannya tanaman ganja tersebut sengaja ditanamnya untuk mengobati sang istri karena mengidap penyakit langka bernama Syringomyeila.

Penyakit tersebut diderita oleh sang istri sejak mengandung anak keduanya pada tahun 2013. Beberapa kali upaya pengebotan mulai dari rumah sakit hingga pengobatan tradisional telah dilakukan, hingga akhirnya dia mendapatkan informasi jika penyakit istrinya dapat diobati dengan ekstrak ganja.

Namun istrinya meninggal dunia tepatnya 32 hari setelah Fadelis diciduk oleh BNN. Meskipun begitu kasus pria ini terus berjalan dan sidang perdana pun dilakuan di pengadilan Negeri Sanggau pada 2 Mei 2017 kala itu. Sidang tersebut terus berlanjut dan puncaknya pada sidang ke 13 hari ini pria tersebt divonis hukuman penjara.

baca juga : Berita Terkini: Sebuah Bom Bunuh Diri Serang Masjid di Afganistan, 20 Korban Tewas!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here