FB Siapkan Fitur Khusus Untuk Mengatasi Konten Negatif di Indonesia!

    0
    546
    FB
    Copyright©liputan6

    FB Siapkan Fitur Khusus Untuk Mengatasi Konten Negatif di Indonesia!

    Indowarta.comFb kini telah mengaku bahwa kini memiliki fitur baru yang khusus untuk menangani konten yang bermuatan negatif di Indonesia. Hal ini telah diungkapkan oleh beberapa perwakilan dari Fb pada saat pertemuan dengan Menteri Kominikasi dan Informatika (Menkominfo) yakni Rudiantara dan juga dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kemenkominfo yakni Semuel Abrijani Pengerapan. Pertemuan ini telah digelar pada hari Rabu 2 Agustus 2017.

    Pria yang kini akrab disapa dengan nama Semmy ini pun telah mengatakan bahwa perwakilan Fb dan juga Kemenkominfo ini telah membicarakan mengenai berbagai hal. Salah satu yang telah dibicarakan adalah mengenai penanganan konten yang berbagu negatif. Mengutip dari penutruan perwakilan Fb, Semuel telah mengatakan bahwa Fb ini akan bisa melakukan geoblocking terhadap konten yang dinilai bermuatan negatif di Indonesia dan kini fitur tersebut sudah digunakan.

    WAJIB BACA :  Penyesalan Sang Istri Saat Tergoda Pejabat Lewat FB!

    Pria yang akrab disapa Semmy ini di kantor Kemkominfo, Jakarta pada hari Rabu 2 Agustus 2017 ini telah mengatakan “Terkait pengendalian konten-konten negatif, saat ini dilaporkan kepada kami bahwa mereka punya fitur baru khusus untuk Indonesia. Jadi, mereka bisa melakukan geoblocking, sehingga bisa memblokir secara regional”.

    FB
    Copyright©tstatic

    Dirinya juga menjelaskan bahwa fitur dari Fb ini akan melakukan pemblokiran terhadap konten yang dianggap terlarang di dalam sebuah wilayah tertentu. Dengan begitu, konten yang dianggap dilarang di Indonesia ini bisa diakses di negara yang lainnya yang tidak mempermasalahkan hal tersebut.

    Kini pemerintah memanglah gencar melakukan pemblokiran konten yang bermuatan negatif yang kini tengah bertebaran di dunia maya. Sebelumnya pemerintah juga telah menentukan langkah untuk memblokir situs web Telegram karena telah dinilai banyak memuat konten radikalisme dan juga terorisme. Hal ini telah menjadi sebuah sorotan tersendiri.

    WAJIB BACA :  Penyesalan Sang Istri Saat Tergoda Pejabat Lewat FB!

    Meskipun CEO Telegram yakni Pavel Durov sudah bertemua dnegan Rudiantara pada 1 Agustus 2017, hinga saat ini situs web Telegram masih diblokir. Tidak hanya Telegram dan juga Fb saja, pemerintah ini juga telah menjadwalkan pertemuan dengan perusahaan internet yang lainnya yakni Twitter dan Google.

    baca juga : 

    Polisi Tangkap Aktor Dalam Video Hot yang Hebohkan FB!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here