Penjelasan KPK Soal Peran Bupati Pamekasan Dalam Kasus Suap Kajari Pamekasan!

0
373
Bupati Pamekasan
Copyright©okezone

Penjelasan KPK Soal Peran Bupati Pamekasan Dalam Kasus Suap Kajari Pamekasan!

Indowarta.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali megungkap kasus korupsi tepatnya di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Dalam kasus ini KPK berhasil mengamankan lima tersangka dan dua diantaranya Bupati Pamekasan, Achmad Syafii dan Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Rudi Indra Prasetya.

Penyidik KPK menetapkan lima tersagka dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di daearah Pamekasan pada Rabu, 2 Agustus 2017. Mengenai penetapan tersangka kasus korupsi ini juga disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Sayrif.

Dia menagtakan dalam kasus ini Kepala Kejari tesrebut diduga menerima suap sebesar Rp 250 juta dari sejumlah pejabat di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Uang suap itu diberikan untuk menghentikan penanganan kasus korupsi penyelewegan dana desa di daerah tersebut

Sebagai terlapor kasus korupsi dana desa tersebut menyangkutkan nam Kepala Desa Dassok , Agus Mulyadi. Dalam upaya menghentikan upaya penyidikan kasus korupsi dana desa itu dan menyuap jaksa tersebut keduanya baik Bupati Pamekasan maupun Kepala Inspektorat Kabupaten Pamekasan, Sucipto Utomo telah berkoordinasi.

Bupati Pamekasan
Copyright©bangsaonline

‘Laporan ini ditujukan kepada Bupati Pamekasan. Bupati dana kepala inspektorat telah berkoordinasi untuk mengamankan kasus ini suapaya tidak terdengar keributan menegnai dana desa’ ujar Syarif.

Syarif menambahkan jika Bupati Pamekasan tak hanya melakukan upaya menyuap jaksa namun juga ikut berkoordinasi untuk menurunkan angka yang disepakati yakni sebesar Rp 250 juta. Namun kejari menolak angka pemberian yang telah disepakati tersebut.

Sementara itu Syafii selaku kepala daerah pamekasan itu langsung dimanakan dan menjalani pemeriksaan yang digelar di Subdit Tindka Pidana Korupsi (Tipikor) Polda jatim. Terlihat empat tersangka dari lima tersangka meninggalkan ruang penyidikan Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Distreskrimsus) Polda jatim sekitar pukul 03.15 pada kamis 3 Agustus 2017 dini hari.

Tersangka pertama yang keluar yani Bupati Pamekasan yang terlihat mengenakan baju kotak-kotak dan jaket berwarna hitam sembari membawa tas jinjing. Syafii enggan berkomentar dengan wartawan dan hanya melambaikan tangannya pertanda dirinya tak mau berkomentar mengenai kasus suap yang menjeratnya.

Syafii akan dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1990 yang diubah dalam UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

baca juga : Arief Poyuono Kena Teguran Prabowo Usai Sebut PDIP PKI!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here