Waspada Zona Merah di Gunung Sinabung, Banjir Lahar Bisa Jadi Ancaman!

0
175
Gunung Sinabung
Copyright©Kompas

Waspada Zona Merah di Gunung Sinabung, Banjir Lahar Bisa Jadi Ancaman!

Indowarta.com – Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) mengimbau kepada masyarakat di sekitar kawasan Gunung Sinabung untuk tidak beraktivitas ke zona merah, yakni sekitar tiga kilomerter dari titik hilir.

Selain itu Sungai Laborus juga diminta mewaspadai potensi banjir bandang akibat lahar. Dalam laman resmi Kementerian ESDM direkomendasikan zona merah sekitar 3 mkilometer dari puncak atau jarak 7 kilometer ke selatan-tenggara.

Kemudian 6 kilometer ke tenggara-timur dan 4 kilometer ke timur-utara. Diimbau kepada penduduk di hilir dan aliran Sungai Laborus harus tetap waspada mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus.

Baca Juga Gunung Sinabung Meletus Lagi, Status Dinaikkan Jadi Awas!

Bendungan trsebut dikatakan, sewaktu-waktu bisa saja jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan banjir bandang. Bendungan Sungai Laborus sendiri terbentuk akibat penumpukan endapan awan panas di Sungai tersebut.

Gunung Sinabung
Copyright©Okezone

Maka dari itu masih berpotensi menyebabkan lahar atau banjir bandang jika sewaktu-waktu bendungan itu jebol. Sehingga warga masyarakat diminta untuk tetap waspada guna mengantisipasi jika terjadi hal yang tak diinginkan.

Gunung Sinabung seniri memiliki tinggi 2460 m dpl dan memasuki tingkat aktivitas Level IV (Awas). Status tersebut telah diberlakukan sejak Rabu, 2 Agustus 2017 lalu. Dari jarak jauh teramati hembusan asap putih tebal mencapai ketinggian 200 meter di atas kawah puncak.

Tercatat, Sinabung erupsi letusan sebanyak 11 kali, abu tebal membumbung tinggi hingga ketinggian 4.000 meter di atas puncak, dan tertiup angin berkecepatan sedang sampai kuat kea rah tenggara dan timur.

Baca Juga Berita Terkini: Gunung Sinabung Semakin Rutin Erupsi Dalam Beberapa Hari Ini!

Suara dentuman juga terdengar dari Pos Sinabung yang berjarak 8 kilometer di tenggara dari puncak. Erupsi disertai gugurnya lava meluncur sejauh 700-2.000 meter ke arah selatan, tenggara, dan timur dan disertai sebanyak 18 kali awan panas guguran yang meluncur sejauh 2.500-4.500 meter ke lereng tenggara dan timur.

pada kamis, 3 Agustus 2017, Gunung Sinabung mengeluarkan 18 kali VONA (Volcanic Observatory Notice for Aviation). RED 2 kali dan Orange 16 kalu. RED berarti letuan akan segera terjadi dengan emisi hujan abu ke atmosfer. Sedangkan ORANGE berarti gunung berapi akan terjadi peningkatan letusan.

Baca Juga Cerita Dibalik Meletusnya Gunung Sinabung Semburkan Abu Setinggi 4.2 KM!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here