Berita Terkini : Walau Penuh Kontroversi, Setya Novanto Tetap Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Golkar !

0
1992
Setya Novanto

Berita Terkini : Walau Penuh Kontroversi, Setya Novanto Tetap Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Golkar !

indowarta.comSetya Novanto akhirnya sah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golkar hingga periode 2019 nanti. Setya Novanto dipastikan menjadi Ketua Umum setelah calon ketua umum lainnya yang memenuhi syarat untuk mengikuti pemilihan putaran kedua yakni Ade Komaruddin mentayatakab bahwa tidak akan melanjutkan pemilihan. Selain itu dia juga mendukung Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar.

Nurdin menyebutkan bahwa ini merupakan titik kebangkitan Partai Golkar dengan menetapkan Setya Novanto sebagai Ketua Umum Golkar periode 2014 hingga 2019.

Ade Komarudin memutuskan untuk tidak melanjutkan pemilihan putaran kedua setelah dia berkomuniskasi dengan beberapa pihak. Pihak yang dimaksud Ade Komarudin tersebut adalah tim sukses, bakal calon ketua umum lainnya, ketua umum Golkar demisioner Aburizal Bakrie.

Pernyataan Ade Komarudin tersebut diungkapkan setelah ketua sidang, Nurdin Halid mempersilahkan untuk melakukan musyawarah dengan Setya Novanto yang merupakan peraih suara terbanyak di pemilihan putaran pertama.

Setya Novanto

Pasca pemilihan putaran pertama yang menghasilkan Setya Novanto sebagai pemenang, salah satu bakal calon ketua umum yakni Syahril Yasin Llimpo mengusulakn agar pemilihan putaran kedua untuk tidak dilanjurkan lagi. Dia meminta agar Setya Novanto langsung dimenangkan tanpa adanya putran kedua.

Syahrul dengan sopan meminta maaf kepada Ade Komarudin dan menganggap bahwa hasil ini adalah hasil fina, dan hasil ini juga sudah maksimal. Jadi tidak perlu diteruskan ke putaran kedua lagi.

Pada saat krisis partai Golkar dimana terjadi dualisme kepengurusan, Setya Novanto sempat mendapat kepercayaan Ketua Umum Partai Golkar Aburiza Bakrie untuk menjadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2014 hingga 2018.

Namun belum tuntas masa jabatannya, pada 16 Desember 2015 Setya Novanto mengundurkan diri dari jabatannya tersebut setelah tersandung kasus penyatutan nama presiden dan wakil presiden dalam permintaan saham PT Freeport Indonesia.

Dalam munaslub ini Setya Novanto juga merupakan kandidat terkuat dengan harta kekayaan mencapai Rp 114.769.292.837 dan USD 49.150.

baca juga :

Berita Terkini : Video Setya Novanto Tidur Sambil Berdiri Saat mengheningkan Cipta Ini Bikin Geli !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here