Hampir Satu Abad Berdiri, Nyonya Maneer Dinyatakan Pailit!

0
385
Nyonya Maneer
Copyright©tribunjateng

Hampir Satu Abad Berdiri, Nyonya Maneer Dinyatakan Pailit!

Indowarta.com – Siapa yang tak kenal dengan produsen jamu tradisional Nyonya Maneer yang sudah terkenal sejak sebelum kemerdekaan republik Indonesia (RI). Produsen jamu ini sudah terkenal dan telah berdiri hampir satu abad lamanya yakni pada tahun 1919 silam.

Namun pabrik perusahaan jamu Nyonya Maneer yani PT Njoja Maneer dinyatakan pailit atau bangkrut. Sang Nyonya yang dikenal seantero negeri akhirnya goyah setelah hampir satu abad berdiri dan menjadi salah satu proodusen jamu terbesar di Indonesia.

Pernyataan pailit tersebut dikatakan dalam persidangan yang saat itu dipimpin oleh hakim Nani Indrawati di Pengadilan Negeri (PN) Semarang pada Kamis, 3 Agustus 2017 kemarin. Persidangan tersebut terkait dengan putusan perkara permohonan pembataan perdamaian antara perusahaan dan direktur.

Perusahaan jamu itu sendiri sudah terkenal dan dikenal oleh masyarakat seluruh Indoensia akan produk-produk ramuan tradisionalnya. Pabrik jamu itu dinyatakan pailit setelah digugat oleh kreditur asal Sukoharjo, Jawa Tengah, Hendrianto Bambang Santoso.

Nyonya Maneer
Copyright©tokopedia

Nyonya Maneer digugat ke PN Semarang karena terbukti tak sanggup membayar hutang yang dipinjamnya. Mengenaia hal ini juga jelaskan pula oleh Humas PN Semarang M Saenal dengan mengatakan jika jika pembatalan perjanjian pun diambil dengan para kreditur dan perusahaan jamu itu intinya dinyatakan pailit.

‘Intinya dalam persidangan tadi perusahaannya (Nyonya Maneer) dinyataakan pailit. Karena tak mampu membayar hutang dan diambil putusan pembatalan perjanjian damai antara jamu Nyonya Maneer dengan para kreditur’ ujar M Saena pada Jumat, 4 Agustus 2017.

Sementara itu cukup diketahui jika penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) antara debitor dan 35 kreditor dinyatakan sah. Pernyataan tersebut disampaikan oleh hakim di Pengadilan Niaga Semarang pada 8 Juli 2017 lalu.

Pada kasus ini sebagai penggugat ialah pihak Hendrianto langsung ke Pengadilan Negeri Semarang. Pihaknya menggugat pailit Nyonya Maneer sebab tak dapat menyelesaikan atau melunasi hutang-hutangnya sesuai dengan perjanjian proposal perdamaian.

Diketahui jika Hendrianto hanya menerima uang Rp 118 juta dari total keseluruhan hutang mencapai Rp 7,04 miliyar. Akhirnya dengan ini produsen jamu legendaris tersebut dinyatakan pailit dan tak akan produksi kembali.

baca juga : Keluarga Bantah Dr Ryan Thamrin Meninggal Karena Jatuh Di Toilet!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here