Niat Dan Tata Cara Shalat Kusuf Menyambut Gerhana Bulan Malam Nanti!

0
12832
Niat Shalat Kusuf
Copyright©mutiarapublik

Niat Dan Tata Cara Shalat Kusuf Menyambut Gerhana Bulan Malam Nanti!

Indowarta.com – Mungkin kebanyakan orang jarang mendengar istilah Shalat Kusufian yakni shalat 2 gerhana ialah shalat kerena terjadinya gerhana bulan dan gerhana matahari. Niat Shalat Kusuf sendiri juga mempunyai lafal tersendiri dan begitu pula tata caranya.

Dari pernyataan tersebut diartikan jika terjadi gerhana bulan maka kita lakukan shalat khusuf dan jika terjadi gerhana matahari kita lakukan shalat Kusuf. Perlu diketahui jika kedua shalat ini hukumnya adalah sunah muakad.

Waktu melaksanakan shalat sendiri saat terjadinya Gerhana Bulan hingga terbit kembali. Pada saat bulan tertutup sebagian itulah waktu yang tepat melaksanakan shalat Khusuf dan waktu akan berakhir hingga bulan tersebut nampak utuh kembali.

Kemudian waktu melaksanakan shalat gerhana matahari dapat dimulai saat timbulnya gerhana matahari atau matahari tertutup. Shalat tersebut dapat dilakukan selama matahari tertutup hingga kembali seperti biasanya.

Niat Shalat Kusuf
Copyright©blogger

Untuk tata caranya yakni pertama tentunya dengan Niat Shalat Kusuf dan dilaksanakan dua rakaat seperti layaknya shalat biasa. Shalat bisa dilakuan munfarid (sendiri) atau melaksanakannya dengan berjamaah (bersama-sama).

Shalat 2 rakaat dilakukan dengan 4 kali rukuk, 4 kali sujud yakni rakaat pertama sesudah rukuk dan iktidal membaca surat Al-Fatihah lagi. Selanjutnya kita melakukan rukuk dan iktidal sekali lagi serta dilanjutkan dengan sujud seperti biasanya.

Kemudian pada rakaat kedua juga dilakukan seperti halnya pada rakaat pertama tadi. Jadi setiap melaksanakan shalat Khusuf ini kalian akan melakukan 4 kali rukuk, membaca 4 kali Al Fatihah dan 4 kai sujud. Meskipun shalat gerhana bulan dan matahari itu silaksanakan seperti shalat biasa yakni 2 rakaat dengan 2 rukuk juga akan tetap sah.

Untuk Niat Shalat Kusuf ketika mendapati gerhana bulan yakni ‘Ushalli Sunnatal Khusuufil-Qomari Rak’ataini Lillahi Ta’ala’. Untuk niat shalat gerhana matahari yakni ‘Ushalli Sunnatal Kusuufis-Syamsi Rak’ataini Lillahi Ta’alla’.

Perlu diingat didalam melaksanakan shalat gerhana bulan bacaan Al-Fatihah dan juga bacaan surat pendek dalam shalat tersebut dinyaringkan atau dikeraskan. Sedangkan pada shalat gerhana matahari bacaan itu tidak dinyaringkan. Kemudian disunnatkan dalam membaca surat di setiap rakaatnya disunatkan membaca surat yang panjang.

baca juga : Gerhana Bulan Sebagian Akan Bisa Terlihat di Indonesia Malam Nanti Jika Cuaca Mendukung!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here