Berita Terkini : Dibawah Setya Novanto Golkar Siap Keluar Dari Koalisi Merah Putih (KMP) ?

0
2768
koalisi merah putih

Berita Terkini : Dibawah Setya Novanto Golkar Siap Keluar Dari Koalisi Merah Putih (KMP) ?

indowarta.com– Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon megaku sama sekali tidak kaget dengan keputusan parta Golkar untuk keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan mendukung pemerintahan Joko Widodo Jusuf Kalla. Pasalnya keputusan tersebut bukan merupakan hal yang baru. Namun komunikasi Golkar dengan KMP akan tetap berlangsung.

Fadli Zon mengatakan bahwa pada pidato Aburizal Bakrie ingin tetap bersilaturahmi dan hubungan dengan KMP. Meski berkurang satu anggota koalisi, Gerindra mengaku sama sekali tidak merasa kehilangan dengan keluarnya Golkar dari koalisi. Fadli Zon menganggap ini merupakan salah satu dinamika politik yang biasa-biasa saja.

Bahkan dengan berkurangnya anggota koalisi ini disebut-sebut bisa menjadi sebuah keuntungan bgai partai Gerindra. Gerindra malah merasa ramai dengan semakin banyaknya masyarakat yang mendukung. Menurut Fadli Zon, ini jalan bagi Gerindra untuk menang dalam Pemilu 2019 nanti.

Golkar telah memutuskan untuk keluar dari koalisi KMP yang beridiri pada saat masa Pemilihan Presiden tahun 2014 silam. Keputusan tersebut diambil melalui sidang paripurna Munaslub pada hari SeninĀ  16 Mei 2016 kemarin.

koalisi merah putih

Sekretaris Pimpinan Sidang Munaslub yakni Siti Aisyah mengatakan bahwa telah mencabut dan menyatakan tidak berlaku lagi keputusan Munas Partai Golkar mengenai posisi Partai Golkar dalam Koalisi Merah Putih.

Seiring dengan dukungan partai berlambang pohon beringin itu kepada pemerintah, reposisi golkar dilakukan dalam Koalisi Merah Putih. Sebelumnya ada dua partai politik lailn yang mendukung pemerintah yakni PAN dan PPP. Sebelum Golkar mereka sudah terlebih dahulu mendukung pemeritahan Jokowi Jusuf Kalla.

Dengan keluarnya Golkar dari Koalisi Merah Putih, kini hanya tersisa Gerindra dan PKS yang berada di dalam Koalisi Merah Putih. Adapun yakni partai Demokrat hanya memilih sebagai partai politik penyeimbang.

Namun dengan begitu, jika memang nantinya hanya ada partai Gerindra yang berada di luar pemerintahan, itu bukan merupakan suatu masalah, Gerindra akan tetap pada pendiriannya. Ini merupakan hak suatu partai untuk menentukan berada di pihak yang mana.

baca juga :

Berita Terkini : Walau Penuh Kontroversi, Setya Novanto Tetap Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Golkar !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here