Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Menuntut Dibongkarnya Patung Raksasa di Kelenteng Tuban!

0
404
patung Tuban
Copyright©feednews

Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Menuntut Dibongkarnya Patung Raksasa di Kelenteng Tuban!

Indowarta.com – Kali ini puluhan orang yang berasal dari anggota kemsyarakatan dan lembaga swadaya melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur. Mereka menuntut agar Patung Tuban yang berukuran raksasa segera dirobohkan.

Puluhan orang tersebut berkumpul dan menyuarakan orasinya di depan gedung DPRD Jatim di Jalan Indrapura, Surabaya pada Senin, 7 Agustus 2017. Mengenai aksi ini juga dijelaskan oleh koordinator lapangan pengunjuk rasa Didik Mujadi.

Dia mengatakan jika unjuk rasa ini dilakukan untuk menuntut dibongkarnya Patung Tuban atau patung raksasa jenderal perang Cina Kwan Sing Teee Koen di Tuban. Didik mengatakan jika menurutnya patung dengan tinggi 30 meter yang berada di klenteng Tuban itu menunjukan kecongkaan ditengah rasa kebangsaan.

Selain itu Didik juga mengatakan jika sosok Kwan Sing Tee Koen juga tak berjasa memperjuangakan kemerdekan Indonesia. ‘Kami disini menolak pembangunan Patung Kwan Sing Tee Koen. Maka dari itu kami meminta supaya patung ini dihilangkan dari Tuban’ ujarnya.

patung Tuban
Copyright©topnews

Didik menambahkan jika pebangunan Patung Tuban ini juga telah menyalahi aturan. Hal itu karena patung raksasa ini diresmikan oleh ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan yang tak memiliki dokumen izin mendirikan bangunan (IMB) pada 17 Juli 2016 silam.

Sedangkan alasan puluhan orang tersebut baru menggugat patung ini karena selama setahun belakangan ini Didik dan sejumlah orang lainnya itu masih mengumpulkan data. Didik mengaku pada saat peresmian dirinya belum mengetahui jika patung itu ternyata tak mempunyai izin.

‘Kami saat itu belum tau jika tak berizin dan jika kami lakukan unjuk rasa menuntut pasti disalahkan. Lalu kami kumpulkan data dan baru bergerak saat ini ketika patung itu benar menyalahi aturan’ sambung Didik.

Selain berorasi massa juga membawa puluhan poster bernada protes dan gambar patung yang mereka sebut sebagai panglima perang Tiongkok dengan tulisan ‘Robohkan’. Aksi unjuk rasa ini pun dikawal oleh puluha aparat kepolisian karena didalam gedung DPRD Jatim tengah berlangsung rapat paripurna saat itu.

Mengenai Patung Tuban yang diprotes keberadaannya oleh sejumlah pengunjuk rasa ini juga ditanggapi oleh Ketua DPRD Jawa Timur Abdul Halim Iskandar. Dia mengatakan jika pihaknya akan lakukan mediasi aspirasi masyaralat Jawa Timur yang menginginkan patung Kwan Sing Lee Koen di Tiban ini dibongkar. Menurutnya kasus ini akan diselesikan dengan hukum jika benar pembangunan patung menyalahi aturan.

baca juga : Ini Cuitan Acho yang Dianggap Merugikan Pihak Apartemen Green Pramuka!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here