Ahok Tolak Jadi Saksi Sidang Buni Yani!

0
503
Ahok
Copyright©detik

Ahok Tolak Jadi Saksi Sidang Buni Yani!

Indowarta.com – Mantan Gubenur DKI Jakarta Bsuki Thahaja Purnama alias Ahok menolak untuk menjadi saksi dalam persidangan Buni Yani. Penolakan tersebut dinyatakan dalam sebuah surat dan telah disapaikan ke jaksa penuntut Umum (JPU) Kejari, Depok.

Sebelumnya Ahok dimintai untuk menjadi saksi daam persidangan Buni Yani terkait dengan kasus penyebaran video bermuatan unsur SARA. Persidangan itu sendiri rencananya akan dijadwalkan pada Selasa, 8 Agustus 2017 di Gedung Arsip, Jalan Seram, Kota Bandung, Jawa Barat.

Mengenai dimintainya Ahok menjadi saksi dalam persidangan tersebut juga diungkapkan oleh Jaksa Andi M Taufik. Dia menuturkan jika kehadiran Ahok dalam persidangan Buni Yani telah diuapayakan kejaksaan.

Pihak kejakasaan sendiri juga mengiriman surat kepada Ahok yang saat ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Makao Brimob, Kelapa Dua, Depok. Upaya dilakuan supaya terpidana kasus penodaan agama tersebut dapat hadir menjadi saksi dalam persidangan Buni Yani.

Ahok
Copyright©Merdeka

‘Kami sudaha mengupayakan dengan mengirimkan surat kepadanya (Ahok). Namun beliau menyatakan ketidaksediaan untuk menjadi saksi dalam persidangan’ ujar JPU Andi saat dimintai keterangan sebelum sidang dimulai.

Andi mengatakan bukan hanya Ahok saja, pihaknya juga telah mengirimkan surat kepada pihak rutan Mako Brimob. Namun pihak lapas sendiri juga mengatakan jika patner Djarot Saiful Hidayat itu juga tak bisa hadir dalam persidangan itu. Maka dari itu Andi mengatakan sebelum persidangan dimulai dipastikan jika Ahok tak akan hadir menjadi saksi.

Meskipun begitu denagantak hadirnya Ahok tersebut , Andi akan meminta majelis hakim membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Ahok. Pada saat memberikan keterangan tersebut saksi juga akan dilakuan sumpah ketika memberikan keterangan pada BAP.

Sementara itu persidangan Buni Yani sendiri tetap digelar hari ini, Selasa, 8 Agustus 2017 dengan dihadirkan pula dua saksi ahli. Kedua saksi tersebut diantaranya saksi ahli pidana dr Efendi dan saksi ahli IT Teguh. Seperti dikatahui jika Buni sendiri didakwa telah mengubah video pidato Ahok saat di Kepulauan Seribu dengan menghapus kata ‘pakai’.

Buni didakwa telah menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian kepada masyarakat suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Dia sendiri sudah melakoni sejumlah persidangan dan hari ini merupakan sidang lanjutan dari sidang sebelumnya.

baca juga : Kekecewaan Buni Yani Terhadap Keputusan Hakim!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here