Kronologis Joya Dibakar Hidup Hidup di Bekasi Versi Saksi dan Polisi!

0
635
Maling Dibakar
Copyright©tmpo

Kronologis Joya Dibakar Hidup Hidup di Bekasi Versi Saksi dan Polisi!

Indowarta.com- Hidup Alzahra alias Joya ini telah berakhir tragis. Dirinya telah meninggal dunia setelah dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh warga di pasar Muara Bakti, Bekasi, karena telah diduga mencuri amplifier di mushola Al Hidayah.

baca juga : Viral Video Anak SMP Aniaya dan Bully Temanya Sendiri di Thamrin City!

Tragedi amplifier berdarah itu pun telah bermula dari kejadian di Mushola Al Hidaya yang merupakan tempat Joya menunaikan ibadah Sholat Ashar Mushola yang telah berdiri di tanah wakaf ini pun berada tepat di halaman rumah Rojali. Rojali mengaku bahwa pertama kali dia melihat Joya menunaikan sholat Ashar.

Rojali mengaku bahwa informasi mengenai hilangnya amplifier itu dari Haji Zainul yang merupakan kakak dari istrinya, Sumiyati. Zainul saat itu datang untuk berbenah jelang acara peringatan haul orangtuanya.

Maling Dibakar
Copyright©jalaon

Rojali mengatakan “Dia bilang ampli enggak ada, saya bilang padahal masih ada saya pakai azan Ashar. Saya jalan kemudian masuk ke musala, betul ampli udah enggak ada. Saya lihat kok kabelnya juga putus”.

Rojali pun langsung menyalakan sepeda motor setelah dirinya mengetahui bahwa amplifier telah raib. Rojai berusaha untuk mengejar pria asing yang diketahui keluar mushola kurang lebih 10 menit yang lalu dan dirinya memanggil beberapa pemuda juga. Akhirnya Rojali telah menemukan Joya di dekat jembatan pasar muara atau berjarak kurang lebih 4,1 kilometer dari Mushola tersebut.

Salah satu warga mengatakan bahwa pada saat itu ada tiga pria yang berteriak maling ke arah Joya. Mengetahui bahwa teriakan maling itu mengarah ke dirinya, Joya yang menaikan motor bebek ini pun langsung meloncat ke kali yang dangkal dan pekat lumpur serta bersampah.

Dari lokasi ini, Joya kemudian ditarik massa ke arah Pasar. Tempat yang berdiri deretan ruko. Di tempat ini, Joya meregang nyawa secara mengenaskan. Warga menganiaya dan membakarnya hidup-hidup, tepat di depan toko Hasil Tani Furniture.

Sementara itu kronologi kejadian yang lainnya telah diungapkan oleh pihak polisi. Kapolres Bekasi Kombes Pol Asep Adi Saputra menuturkan bahwa sebelum Joya Dibakar Hidup Hidup, dua saksi yang jadi pengurus mushola itu pun telah meperhatikan gerak gerik Joya.

Setelah keluar, diduga bahwa Joya membawa amplifier milik mushola. Salah satu saksi sempat menegur namun Joya lebih memilih untuk kabur.

Kondisi jalan yang ramai tersebut membuat pelarian Joya tersendat. Warga yang sudah mendengarkan teriakan maling langsung berkerumun dan menangkap pekerja reparasi amplifier tersebut. Joya langsung dikeroyok hingga babak belur. Tak berhenti sampai di situ, ada pelaku yang berinisiatif membakar tubuh Joya. Dia akhirnya meninggal setelah aksi pembakaran tersebut.

baca juga : 

Bupati Dedi dan Menteri Agama Beri Santunan Untuk Keluarga Pria yang Dibakar Di Bekasi Seumur Hidup!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here