Jokowi Tegaskan Indonesia Mau Nggak Mau Harus Mengembangkan Mobil Listrik!

0
355
Motor Listrik
Copyright©Indonesiayes

Jokowi Tegaskan Indonesia Mau Nggak Mau Harus Mengembangkan Mobil Listrik!

Indowarta.com – Kali ini Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara mengenai kendaraan tanpa bahan bakar minyak alias Mobil Listrik. Jokowi mengatakan jika bagaimanapun caranya dan mau atau tidak mau kendaran yang satu ini harus masuk ke tanah air.

Mobil Listrik sendiri merupakan salah satu pilihan alternatif untuk mengurangi polusi di Indonesia karena tak menghasilkan gas pembuangan yang begitu besar. Maka dari itu menurut Jokowi kendaraan jenis tersebut harus masuk dalam perhitungan jangka panjang pemerintah Indonesia.

Pemerintah harus memikirkan jangka panjang perkemabangan global di Indonesia terkait dengan pengguaan kendaraan yang satu ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Presiden Jokowi saat berada di Perkampunagan Betawi, Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Minggu, 30 Juli 2017.

WAJIB BACA :  Ada Perbaikan, Jokowi Pindah Ke Kantor istana Bogor!

Orang nomer satu di Indonesia itu menuturkan jika perubahan penggunaan Mobil Listrik harus dilakukan karena berkaiatan dengan iklim dan lingkungan kedepannya. ‘Tentunya akan berkaiatan dengan iklim dan lingkunagan kedepannya. Maka dari itu perubahan dengan mobil listrik mau tidak mau juga harus dihitung dan semua kedepannya akan mengarah kesitu’ jelasnya.

Motor Listrik
Copyright©ikon

Sementara itu diketahui jika pengembangan Mobil Listrik di tanah air bukanlah merupakan hal yang baru. Kendaraan roda empat dengan menggunakan tenaga listrik ini sendiri pernah hadir di era pemerintahan Susilo Babang Yudhoyono (SBY).

Pada saat itu untuk mengambangkan kendaraan jenis ini dibentuk Tim Mobil Listrik Nasional. Kemudian selain itu juga ada lagi yakni badan pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang kala itu sudah mulai membuat protype mobil listrik pada tahun 2003.

WAJIB BACA :  Pengganti Setya Novanto Diminta Tak Membelot Dari Jokowi!

Bukan hanya itu pada waktu hampir bersamaan juga muncul Telsa yakni pengembang mobil listrik di Indonesia. Telsa sendiri saat itu langsung bisa memproduksi mobil dengan tenaga listrik dan berbanding terbalik dengan BPPT yang masih pada tahap prototype.

Sementara itu terkait dengan Mobil Listrik ini pemerintah menurut Jokowi akan berperan pada sisi regulasi dan begitupula dari sisi insentif. Sedagkan Badan Pengkajian dan Penenrapan Teknologi (BPPT) akan berperan sebagai lembaga riset.

Jokowi sendiri mengungkapaan jika dirinya tak ingin terlambat terlalu jauh dari negara lain terkait dengan pengembangan kendaraan ini. ‘Jangan sampai besok kita bingung dan mulai sekarang harus disiapkan. Pemerintah harus berikan insentif untuk penemu, riset dan industrinya’ tutup Jokowi.

baca juag : Halimah Yacob, Akan Jadi Presiden Wanita Pertama di Singapura?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here