Jokowi Akan Terpilih Lagi Jika Maju di Pilpres 2019?

0
250
Jokowi
Copyright ©topnetizen

Jokowi Akan Terpilih Lagi Jika Maju di Pilpres 2019?

Indowarta.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) rencananya akan maju dalam Pemilihan Umum (Pemilu) dua tahun mendatang. Tanggapan pun datang dari Wakil Ketua Umum Gerimdra, Arief Puyuono yang mengatakan Jokowi bisa saja terpilih lagi sebagai Presiden jika memang benar akan maju dalam Pilpres 2019.

Hal tersebut dikatakan oleh Arief dengan alasan karena torehan prestasi yang dicapai Jokowi selama tiga tahun menjabat sebagai Presiden RI. ‘Bukan tidak mungkin Jokowi akan terpilih kembali jika mencalonkan dalam Capres 2019 mendatang. Hal itu terlihat dari prestasi yang didapatnya’ ujarnya pada Selasa, 8 Agustus 2017.

WAJIB BACA :  Pertama Kalinya di Era Jokowi, SBY Akan Hadiri Upacara HUT RI di Istana!

Arief mengatakan jika menurutnya selama menjabat hampir tiga tahun lamanya menunjuka sejumlah kemajuan yang mulai dirasakan oleh masyarakat. Beberapa contohnya yakni inflansi terkendali serta tak ada krisis perbankan dan keuangan.

‘Tak ada inflansi, krisis perbankan dan keuangan itu menjadi ukuran nyata. Meskipun sejumlah negara lain tengah menuju ke krisis keuagan dan mengalamai kelemahan ekonomi, namun pemerintahan Jokowi ini tidak’ sambungnya.

Arief menambahkan jika Jokowi telah melakukan sejumlah hal dibandingkan tiga tahun dari 10 tahun pemerintahan era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Salah satunya terjadi pada petani yang mendapatkan pupuk subsidi ketika kesulitan mendapatkan pupuk. Kemudian seperti yang terlihat tak ada kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas 3 kg.

WAJIB BACA :  Pujian Jokowi Untuk Ahok Saat Meresmikan Simpang Susun Semanggi!
Jokowi
Copyright ©kompas

Sedangkan dalam pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur pun juga demikian. Presiden Jokowi terbukti sangat konsisten melakukan pembangunan secara merata buka hanya di dalam namun juga diluar pulau Jawa.

Dengan pembangunna secara merata itu memacu pertumbuhan ekonomi tetap bisa tumbuh diatas 5 persen. Hal itu akan tetep terjadi sekalipun harga komoditi ekspor Indonesia seperti perkebunan sawit dan pertambangan mengalami penurunan.

Arief juga menambahkan mengenai utang negara, pemerintah pun juga secara disiplin dalam peggunaan serta itu membuat lebih efisien dan terlihat nyata. ‘Kampanye negatif mengenai utang ialah ketakutan dari pihak yang tidak jujur. Jokowi sendiri memegang pemerintahan dengan gemilang’ ujarnya.

Pada pemerintahan Jokowi pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun juga semakin transparan. BUMN sendiri berperan serta dalam pengambilan sejumlah proyek infrastruktur yang diberikan pemerintah sehingga dapat berjalan dengan efektif dan cepat.

baca juga : Ahok Tolak Jadi Saksi Sidang Buni Yani!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here