Komentar Jeremy Thomas Soal Penipuan Rp 16 Miliar!

0
329
Jeremy Thomas
Copyright©detik

Komentar Jeremy Thomas Soal Penipuan Rp 16 Miliar!

Indowarta.com – Kali ini nama aktor terkenal Jeremy Thomas kembali muncul dengan kasus lain setelah beberapa lalu juga berusuan dengan pihak kepolisian terkait dengan kasus anaknya. Aktor tanah air ini ditetapkan sebagai terlapor dalam kasus penipuan aset vila di Ubud, Bali oleh Polda Metro Jaya.

Namun diketahui ternyata kasus ini sebelum diproses di Polda Metro Jaya sempat dilaporkan ke Polda Bali. Tetapi di Polda Bali penyidikan kasus penipuan yang menjerat Jeremy Thomas dihentikan dengan dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) oleh Polda Bali.

Mengenai hal ini juga diungkapakan langsung oleh Jeremy saat dimintai konfirmasi oleh wartawan pada Rabu, 9 Agustus 2017. ‘Dilakukan sesuai dengan proses dengan gelar perkara di Wasidik, kemudia dilanjutkan di Polda Bali. Saat itu saya juga hadir dan perkara sendiri dihentikan dengan diterbitkannya SP3‘ ujarnya.

Jeremy menambahakan jika dirinya enggan berkomentar terkait dengan langkah yang diambil oleh Polda Metro Jaya terkait dengan kasus ini. Dia tak mau bekomentar mengenai kembali dilakukan pemeriksaan dirinya terkait dugaan penipuan aset vila di Ubud, Bali tersebut. Lantas pria dua anak ini nantinya akan menggunakan hasil gelar perkara Polda Bali sebagai pegangan.

Jeremy Thomas
Copyright©detik

Jeremy Thomas menuturkan jika patokan yang digunakan dalam pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya nantinya ialah SP3. ‘Saya akan gunakan SP3, kan sudah pernah digelar dan kita lihat saja nanti gimana faktanya’ ujarnya.

Ayah dari Axel dan Valerie ini pun juga mebagikan foto dokumen SP3 kepada tim media. Terlihat berkas tersebut bernomor registrasi SPPP/728a/VII/2016/Ditreskrimum. Surat tersebut diterbitkan pada atanggal 22 Agustus 2016 dan ditandatangani oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Hery Santoso.

Surat tersebut tertulis, ‘Hasil pemeriksaan pada tingkat penyidikan, ternyata perkara bukan merupakan tindakan pidana, sehingga untuk kepastian hukum maka penyidikan dihentikan. Untuk itu perlu dikeluarkannya surat perintah ini‘.

Kasus penipuan yang menyangkutkan nama Jeremy ini juga dijelaskan oleh Wakil kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Marsyudi. Dia mengatakan jika Kejati DKI sudah menyiapkan 3 jaksa untuk meneliti berkas kasus penipua ini.

Sementara itu Jeremy Thomas sendiri diduga telah melanggar Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Dia diduga melakukan penipuan sebesar Rp 16 miliyar terkait dengan pengalihan aset Vila Kirana di Ubud, Bali.

baca juga : Acho dan Pihak Apartemen Green Pramuka Akhirnya Berdamai!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here