Pemilik First Travel Ditangkap Usai Iming Iming Janjikan Umroh Murah!

0
670
Firsh Travel
Copyright©kumparan

Pemilik First Travel Ditangkap Usai Iming Iming Janjikan Umroh Murah!

Indowarta.com – Penyedia perjalanan umrah First Travel sebelumnya mendapat masalah karena memberikan iming-iming perjalanan umrah murah yang tak ada wujudnya. Kali ini polisi menangkap pemilik sekaligus pemimpinan penyelenggara perjalanan umrah PT First Anugerah Karya Wisata.

Polisi mengamankan pimpinan First Travel, Andika Surachman sekaligus istrinya bernama Anniesa Desvitasari Hasibuan. Penangkapan keduanya ini juga dijelaskan oleh Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Martinus Sitompul.

‘Kali ini kami berhasil menangkap saudara Andika Surachman dan istrinya, Annies Devitasari Hasibuan. Kedua pelaku merupakan pimpinan dari First Travel’ ujarnya melalui keterangan tertulis pada Kamis, 10 Agustus 2017.

Penangkapan keduanya dilakukan di Kompleks Gedung Kementerian Agama, Jakarta pada Rabu, 9 Agustus 2017. ‘Penangkapan kami lakukan hari ini Rabu (9/08/2017) setelah menggelar konferensi pers’ ujar Martinus.

Firsh Travel
Copyright©nasional

Martinus menambahkan jika penangkapan tersebut berkaitan dengan First Travel yang memberikan iming-iming berangkat umrah murah. Dia juga mengatakan jika penangkapan Andika dan Anniesa karena dugaan penipuan dan pemberian janji pemberangkatan umrah dengan biaya murah yang tak kunjung terlaksana.

Kedua pelaku sendiri akan dikenai pasal 55 juncto Pasal 387, 372 KUHP dan UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Martinus sendiri juga menuturkan jika sejumlah saksi terkait kasus penipuan ini yang terdiri dari agen dan beberapa jamaah telah diperiksa.

‘Kami telah memeriksa kurang lebih 11 orang saksi yang terdiri dari agen dan sejumlah jamaah. Penyidikan kasus ini masih akan kami lakukan lebih mendalam‘ ujar Martinus.

Sebelum ditangkap pemilik Firs Travel yakni Anniesa Hasibuan dan suaminya sempat medatangi Kementerian Agama (Kemenag) di Pejambon, Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut pihak travel melakukan mediasi dengan Kemenag mengenai transaksi administrtif perusahaan tersbeut.

Dari pihak First Travel sendiri memberikan sanggahan dan akan dikaji pemerinatah dalam waktu sepekan. Jika sanggahan itu disetujui maka pihak perusahaan mengaku akan memberangkatkan sekitar 25 ribu calon jamaah umrah tahun 2017 ini.

Pemberangkatan itu sendiri akan dimulai pada bulan November 2017. Dan sebelumnya telah dikeluarkan keputusan Menteri Agama Republik Indoensia Nomor 589 tahun 2017 pada tanggal 1 Agustus 2017 yang berisi izin PT First Travel penyelenggara ibadah umrah.

baca juga : Patung Jokowi di Madame Tussauds Ganti Baju Batik!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here