Johannes Merliem, Tewas Bunuh Diri di AS yang Diduga Terlibat dengan Kasus E KTP!

0
529
Johannes Merliem
Copyright©merdeka

Johannes Merliem, Tewas Bunuh Diri di AS yang Diduga Terlibat dengan Kasus E KTP!

Indowarta.comJohannes Merliem yang merupakan salah satu saksi kasus korupsi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik tewas bunuh diri di Amerika Serikat. Pria ini ternyata merupakan salah satu donatur terbesar dalam pesta inaugurasi Presiden AS sebelumnya yakni Barack Obama.

Pria berkacamata ini diketahui mempunyai firma marketing bernama Marliem Consuting yang berada di Minnepollis, Minnesota. Pada acara Barack Obama kala itu Johannes Merliem menyumbangkan dana 255 ribu dollar AS hanya selisih 25 dolar dari korporasi multinasional ExxonMobil yang menyumbangkan 250 ribu dollar AS.

Sebelumnya pria ini juga pernah berkontribusi memberikan donataur berupa dana sebesar 2500 dollar AS pada tim kampanye Obama dalam pilpres 2012. Selain itu pada saat kampanye sendiri berhasil mengumpulkan dana sebesar 70 ribu dollar AS.

Johannes mendiirikan firma marketing Marliem Consulting sendiri pada tahun 2006 dan kantornya sendiri juga ada di Jakarta. Dalam situs resmi perusahaannya dia menyebutkan jika bisnisnya berherak dalam bidang usaha kecil menengah bertujuan untuk membuka gerbang bagi perusahaan AS untuk menjual produk dan layanannya di Indonesia.

Johannes Merliem
Copyright©cnnIndonesia

Namun Johannes Merliem sendiri dikabarkan tewas karena bunuh diri di Los Angles, Amerika Serikat. Dia merupakan salah seorang saksi kunci yang dalam kasus E-KTP. Dalam surat tuntutan jaksa atas terdakwa Imran dan Sugiarto keterlibatan Johannes pun mulai terungkap hingga dia dijadikan saksi dalam kasus E-KTP.

Diketahui Johannes sendiri merupakan provider produk Automated Finger Print Identification System (AFIS) merek L-1. Dia juga merupakan Direktur Biomorf Lone LLC, Amerika Serikat yang merupakan salah satu penyedia layanan teknologi biometik.

Teknologi itulah yang rencananya akan digunakan dalam proyek E-KTP, namun hingga proyek selesai belum diketahui apakah benar teknologi tersebut digunakan atau tidak. Johannes sendiri disebut memberikan sejumlah uang untuk salah satu terdakwa kasus E-KTP yakni Sugiharto.

Dalam surat tuntutan jaksa Johannes Marliem memberikan sejumlah uang bernilai 200 ribu dollar AS yang dirima oleh Sugiharto di Mall Grand ‌Indonesia, Jakarta. Uang tersebut diberikan guna kepentingan advokat yakni Hitma Sitompoel. Diketahui Sugiahrto sendiri juga sempat membeli mobil Honda Jazz dari uang yang diberikan oleh Johannes.

baca juga : Oknum TNI Pemukul Polantas Ternyata Alami Gangguan Kejiwaan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here