Interpol RI Akan Koordinasi dengan AS Usai Saksi Kunci Johannes Merliem Tewas!

0
267
Johannes Merliem
Copyright©tstatic

Interpol RI Akan Koordinasi dengan AS Usai Saksi Kunci Johannes Merliem Tewas!

Indowarta.com– Polri hingga saat ini masih belum menerima informasi mengenai berita yang telah menyebutkan mengenai meninggalnya saksi kunci kasus E KTP yakni Johannes Merliem di Amerika Serikat. Interpol RI sendiri akan berkoordinasi dengan Interpol AS mengenai meninggalnya Johannes Merliem.

baca juga : Johannes Merliem, Tewas Bunuh Diri di AS yang Diduga Terlibat dengan Kasus E KTP!

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto pada saat dihubungi pada hari Sabtu 12 Agustus 2017 ini telah mengatakan “Secara resmi, kita belum dapat berita dari Kedutaan atau Kementerian Luar Negeri”. Lalu dirinya menambahkan “Iya (dicek), paling antara Interpol Amerika dan Interpol Indonesia akan koordinasi”.

Setyo mengatakan bahwa biasanya bila ada warga negara Indonesia yang meninggal di luar negeri, kedutaan setempat nantinya akan memberikan informasi. Setelah itu pihak dari Kementerian Luar Negeri RI ini akan memberi tahu kepada POLRI.

Johannes Merliem
Copyright©cnnIndonesia

Setyo mengatakan “Sejauh ini belum dapat info, itu nanti dicek Kementerian Luar Negeri. Seharusnya Kemenlu mendapatkan laporan dari kepolisian setempat, ya”. Sementara itu menteri luar negeri yakni Retno Marsudi telah mengatakan bahwa akan memeriksa kebenaran dari berita tersebut. Menlu Retno dalam pertemuan dengan pemimpin redaksi di Wisma Penta Rabobank, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada hari Jumat 11 Agustus 2017 telah mengatakan “Soal Johannes, saya akan cek dulu ke Dubes (RI di AS),”.

baca juga : Berbagai Fakta Menarik Soal Kasus Korupsi E KTP dan Menghilangnya Anggota DPR!

Duta Besar RI untuk Amerika Serikat yakni Budi Bowoleksono sendiri masih belum memberikan jawaban mengenai berita meninggalnya Johannes. Hingga saat ini pihaknya masih terus mendalami apakah Johannes ini telah melakukan bunuh diri ataupun justru dibunuh. Tidak ketinggalan juga mengenai status kewarganegaraan dari Johannes pada saat ini. Budi Bowoleksono mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus mendalami semua aspek yang terkait dengan hal ini.

Di dalam surat tuntutan jaksa KPK terhadap terdakwa Irman dan Sugiharto, keterlibatan dari Johannes Merliem ini sedikit diungkap. Johannes Merliem merupakan provider produk Automated Finger Print Identification System (AFIS) merek L-1. Johannes Merliem merupakan direktur Biomorf Lone LLLC Amerika Serikat yang merupakan perusahaan layanan teknologi biometik.

baca juga : 

Setya Novanto Jadi Tersangka Korupsi E KTP, Golkar Tetap Junjung Tinggi Asas Praduga Tak Bersalah!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here