Berita Terkini : Kemenkominfo Surati Pihak Youtube Minta Hapus Video Propaganda ISIS Latih Militer Anak Indonesia !

0
1347
Kemenkominfo

Berita Terkini : Kemenkominfo Surati Pihak Youtube Minta Hapus Video Propaganda ISIS Latih Militer Anak Indonesia !

indowarta.com– Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah meminta pihak youtube untuk memblokir sebuah video. Di dalam video tersebut nampak anak-anak sedang dilatih militer oleh ISIS dan video tersebut tersebar di dunia maya.

Setelah pihak kemenkominfo memperhatikan video tersebut, Kemenkominfo telah meminta Youtube untuk memblokir video tersebut. Kepala Pusat dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail Cawidu menyebutkan bahwa Kemenkofminfo telah meminta dua link untuk di blokir.

Telah beredar melalui media sosial video anak-anak di bawah umur tentang pelatihan anak-anak di bawah umur di camp ISIS yang bertempat di Hasakeh, Suriah. Dalam video tersebut terlihat bahwa anak-anak dibawah umur berlatih menembak dan berada di pengawasan ektremis. Tidak hanya itu, mereka juga dilatih untuk berkelahi satu sama lain.

Diduga, anak-anak tersebut berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Di dalam video yang berdurasi sekitar 15 menit tersebut, terlihat Abu Naser al Indonisi yang merupakan salah satu ekstremis ISIS menyerukan untuk anak-anak tersebut agar mengekkan kekhalifahan.

Tidak hanya itu, Naser juga mengatakan bahwa akan menumpas para pemimpin Thagut di Indonesia dan juga Malaysia. Di dalam videot tersebut juga memperlihatkan anak-anak melempar sejumlah paspor mereka dan telah membakarnya. Hal ini merupakan simbol bahwa mereka tidak lagi melekat sebagai warga negara di negaranya masing-masing.

Kemenkominfo

Sementara itu Mabes Polri yang telah mengetahui video tersebut sangat menyayangkan hal itu. Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Rafli Amar sangat menyayangkan hal tersebut karena peserta yang dilatih adalah anak-anak dari Indonesia. anak-anak tersebut ada yang menggunakan bahasa Indonesia. dalam video tersebut anak-anak Indonesia berlatih menembak dengan senapan asli berjenis AK47.

Alumnus Akademi Kepolisian di tahun 1988 ini menambahkan bahwa dengan beredarnya video pelatihan militer oleh ISIS tersebut, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Kemenkominfo untuk memblookir video tersebut.

Boy menyebut dengan beredarnya video tersebut juga bisa merusak generasi bangsa Indonesia. video tersebut bisa menginspirasi generasi muda Indonesia untuk berbuat yang tidak baik.

baca juga :

Berita Terkini : Teroris Abdeslam, Pelaku Utama Bom di Paris Ini Sempat Unggah Bendera ISIS di Fb Sebelum Ledakan Terjadi !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here