Megawati dan SBY Akrab di Istana Negara, Peluang Koalisi Terbuka?

0
1775
SBY dan Megawati
Copyright ©kompas

Megawati dan SBY Akrab di Istana Negara, Peluang Koalisi Terbuka?

Indowarta.com – Peristiwa jarang terjadi terlihat dalam peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 di Istana Kepresidenan. Dalam acara peringatan tersebut mempertemukan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

BACA JUGA : Bertemu, Apa yang Didiskusikan SBY dan Megawati?

Kedua telah bertemu langsung dan bersalaman. Terkait dengan pertemuan kedua tokoh ini, menurut Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah, adanya pertemuan itu merupakan langkah yang baik untuk keduanya.

Akan tetapi, adanya pertemuan yang dilakukan antaran Megawati bersama dengan SBY tersebut bukan berarti kalau Partai Demokrat akan masuk dalam koalisi pemerintahan. Basarah mengatakan, terkait dengan keputusan itu berada di tengan Partai Demokrat.

“Kalau itu kita serahkan kepada keputusan Partai Demokrat. Kami tidak mungkin masuk ke yuridiksi partai politik lain. Hal itu kita serahkan ke Demokrat,” ujar Basarah di kompleks Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Jumat (18/8/2017).

Pihaknya mengatakan, kalau partai yang dipimpin oleh Megawati ini selalu terbuka dan menyambut positif jika ada partai politik yang memutuskan untuk bergabung dengan koalisi. Sepanjang ideology dan pemahaman politik yang sama dengan PDIP.

SBY, Megawati
Copyright©kompasiana

“PDIP ini kan partai nasionalis. Partai nasionalis itu kan terbuka. Sepanjang kerja sama politik itu diikat dengan kesamaan idelologi-ideologi parpol yang kuat dan satu tujuan bangsa Indonesia yang sesuai dengan pembukaan UUD kita,” terang Basarah.

BACA JUGA : Pasca 4 Tahun, Akhirnya SBY dan Megawati Akan Bertemu di Istana Merdeka Saat HUT RI Ke-72!

Pihaknya mengaku, sebenarnya PDIP dan Demokrat sudah lama bercengkrama atau berkoalisi. Salah satunya pada tingkat Pilkada. Hal ini terjadi sudah lama sebelum adanya pertemuan dari Megawati dan SBY.

“Kalau urusan partai di banyak daerah, kerja sama koalisi antara PDIP dan Demokrat banyak dilakukan dan tidak masalah selama ini,” tutur Basarah.

Diketahui sebelumnya, setelah selesai melaksanakan upacara HUT ke-72 RI, para tamu undangan diajak untuk mengikuti agenda ramah-tamah serta makan bersama yang dilangsungkan di Kredensial Palace, Istana Merdeka, Jakarta.

Dalam momen ini, para presiden telah berkumpul menjadi satu. Agenda ramah-tamah ini juga ikuti oleh Megawati dan SBY. Memang terlihat kedua tokoh ini sangat ramah dan berjabat tangan pada saat bertemu.

BACA JUGA : Megawati Sebut Pihak yang Tuding Jokowi Diktator Adalah Pengecut!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here