Berita Hari Ini : Meski Itu Permintaan Presiden Jokowi, Pedagang Tetap Pesimis Harga Daging Sapi Bisa Turun Menjadi Rp 80 Ribu per Kg !

0
1280
Jokowi

Berita Hari Ini : Meski Itu Permintaan Presiden Jokowi, Pedagang Tetap Pesimis Harga Daging Sapi Bisa Turun Menjadi Rp 80 Ribu per Kg !

indowarta.com– Persiden Jokowi telah memerintahkan sejumlah menteri agar segera berupaya untuk menurunkan harga daging sapi menjelang hari lebaran. Patokan yang telah ditetapkan oleh Jokowi mengenai harga daging sapi ini harus turun dibawah Rp 80.000,- per kilogram sebelum hari lebaran tiba.

Pada saat membuka Konvensi Nasional Indonesia Berkemajuan yang digelar oleh Pimpinan Pusat Muahammdiya di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada hari Senin kemarin 23 Mei 2016, Jokowi telah menyatakan bahwa dirinya sudah memberikan perintah tersebut. Perintah itu sudah dia berikan semenjak tiga minggu sebelumnya.

WAJIB BACA :  Heboh, , Berani Beraninya Akun FB Ini Hina Jokowi dan Tantang Polisi!

Jokowi mengeluhkan akan tingginya harga daging sappi di pasar domestik yang kini mencapai harga Rp 120 sampai Rp 130 ribu per kilogram. Pada saat setiap menjelang lebaran, inflasi pada komoditas ini malah terus naik harganya sampai Rp 15.000 per kilogram. Bertahun-tahun hal ini terjadi dan dianggap biasa, namun tidak dengan Jokowi. Jokowoi menilai ini sudah tidak biasa lagi.

Namun target penurunan harga daging sapi tersebut dalam sebulan ke depan ini nampaknya memang mustahil. Namun Jokowi membandingkan dengan harga komoditas daging sapi di Singapura yang bisa hanya mencapai harga Rp 50 ribu sampai Rp 55 ribu per kilogram pada level perdagangan reatil.Jokowi

WAJIB BACA :  Presenter TVOne Windy Wellingtonia Dihujani Komentar Pedas Netizen Saat Dianggap Hina Presiden Jokowi!

Jokowi beranggapan bila harga daging sapi bisa murah di negara seperti Singapura, tentu situasi tersebut juga bisa direalisasikan di Indonesia. Menteri-menteri yang sedang bertugas untuk menurunkan harga daging sapi memang sekarang lagi pusing-pusingnya. Namun ini semua tergantung niat mau atau tidak.

Jokowi mencatat bahwa sampai sekarang periode masa bongkar muat dwelling time di pelabuhan utama di dalam negeri rata-rata adalah tujuh hari. Bahkan waktu itu masih bisa molor hingga tiga pekan lamanya. Padahal proses serupa di pelabuhan Singapura hanya memerlukan satu hari sedangkan Malaysia memerlukan waktu dua hari.

Jokowi menekankan bahwa dwelling time Indoensia harus bisa dibawah tiga hari. Jika tidak, Indonesia tidak akan mampu bersaing dengan negara lainnya.

baca juga :

Berita Hari Ini : Ngamuk Saat Rapat, Video Youtube Ahok Marahi Istri Sendiri Demi Kepentingan Warga Kini Jadi Viral !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here