Kisruh Rohingya d Myanmar Sempat Menyala Kembali!

1
419
copyright©BBC

Kisruh Rohingya d Myanmar Sempat Menyala Kembali!

Indowarta.com – Setelah senyap, negara bagian Rakhine, Myanmar, rupanya masih menyimpan bara konflik. Panas permusuhan si wilayh yang sangat miskin di Myanmar itu kini kembali berkobar. Hanya dalam hitungan dua hari saja, puluhan orang tewas, dan ribuan lainnya memilih mengungsi ke tempat aman.

Bentrokan yang terjadi antra warga muslim etnis Rohingya di Rakhine dengan pihak keamanan Myanmar kembali pecah. Menurut keterangan versi pemerintah Myanmar, kerusuhan itu diawali oleh terjadinya serangan yang dilakukan oleh Harakal al-Yaqin alias Tentara Penyelamat Rohingya Arakan.

Serangan itu terjadi pada Kami (24/8) malam. Kelompok Harakah mengku bertanggung jawab atas aksi itu, diberitakan menyerang 30 pos polisi dan pangkalan militer di Maungdaw. Dlansir dari tehe Guardian, minggu malam kemarin, 98 orang tewas. Korban dari kubu pemberontak mencapai 80 orang, dan 12 orang dari pihak keamanan.

Baca Juga Tragisnya Kisah Wanita Rohingya Yang Dijadikan Budak Pelecehan Oleh Militer Myanmar !

Gerilyawan Rohingya dikabarkan melakukn serangan menggunakan tongkat dan pedang. Mereka juga menggunkan bom atau ranjau darat untuk menghancurkan jembatan. Hingga Sabtu, bentrokan sengit itu terus berlanjur di pinggiran kota utama di Mangdaw.

Rohingya
copyright©The Globe Journal

Penjaga perbatasan Bangladesh memberikan kesaksian, ribuan orang termasuk perempuan dan anak-anak berusaha menyebrangi sungai Naf yang memisahkan antara Myanmar dan Bangladesh. Mereka berusaha untuk menyelamatkan diri.

Sementara pemerintah Myanmar mengatakan telah mengevakuasi lebih dari 4 ribu non-muslim, termasuk seluruh staf pemerintahan. Serangan ini kembali menghangatkan konflik yang empat memuncak pada oktober tahun lalu.

Bhkan konflik pada Oktober 2016 itu memicu operasi militer besar-besaran dan menyita perhatian dunia untuk ke Rohingya. Militer Myanmar dikabarkan melakukan pelanggaran hak asasi dan melakukan kekerasan pada warga Rohingya atas nama etnis dan agama.

Baca Juga Berita Terkini: Myanmar Janji Akan Usut Tuntas Video Kekerasan Polisi Aniaya Warga Rohingya !

Belasan ribu warga mengungsi. Sebagian besar dari mereka memilih untuk melarikan diri ke Bangladesh, bahkan Indonesia. Ya, konflik berdarah di Rakhine ini seperti berjlan tanpa akhir.

Kelompok pejuang Harakah al-Yakin menyampaikan kabar tak akan menyerah, meski mereka kehilangan banyak pasukan, namun mereka mengancam akan melakukan lebih banyak lagi serangan.

Jika tokoh dunia seperti Paus Fransiskus dan lembaga dunia seperti PBB sudah bersuara namun tak membawa perubahan sikap pemerintah Myanmar pada Rohingya, kemungkinan bara api permusuhan dan dendam tak akan pernah padam di Rakhine.

Baca Juga Berbagai Kebohongan dan Kebenaran Dalam Kasus Kemanusiaan di Rohingya !

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here