Inggris Minta DK PBB Gelar Pertemuan Bahas Soal Rohingya!

0
292
Rohingya
copyright©The Globe Journal

Inggris Minta DK PBB Gelar Pertemuan Bahas Soal Rohingya!

Indowarta.com – Inggris meminta kepada Dewan Keamanan (DK) PBB untuk segera melakukan pertemuan pada Rabu (30/8/17). Pertemuan tersebut untuk membahas terkait dengan meningkatnya kekerasan yang terjadi kepada warga Rohingya di Myamar.

BACA JUGA : Berita Terkini: Kaum Budha Garis Keras Tentang Rencana KewarganegaraanRohingya!

Terkait dengan permintaan ini sudah dinyatakan oleh Duta Besar Inggris untuk PBB Matthew Rycroft pada Selasa (29/8). Rycroft menilai, pergolakan dan situasi yang ada di negara bagian Rakhine sangat penting untuk segera dibahas serta diselesaikan.

“Perlu untuk mengatasi masalah jangka panjang di Rakhine dan mendesak pengekangan oleh semua pihak (yang terlibat),” kata Rycroft lewat akun Twitter pribadinya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengungkapkan rasa kekhawatirannya soal eskalasi yang sekarang ini terjadi di Rakhine. Melalui pernyataan yang dirilis pada Senin (28/8/17),  Guterres sudah menekankan kepada Myanmar untuk segera memberikan akses kepada sejumlah lembaga atau bada kemanusiaan agar dapata memberikan bantuan dan pertolongan kepada masyarakat Rohingya.

copyright©BBC

Hal ini dilakukan karena Guterres cukup prihatin dengan banyaknya warga sipil Rohingya yang harus tewas dalam operasi keamanan yang sudah dilakukan di negara Bagian Rakhine. Namun sekarang ini masih belum ada akses untuk beberapa lembaga memberikan bantuan.

BACA JUGA : Kisruh Rohingya d Myanmar Sempat Menyala Kembali!

“Sekretaris jenderal sangat prihatin dengan laporan warga sipil yang tewas dalam operasi keamanan di negara bagian Rakhine. Sekretaris jenderal meminta agar badan-badan kemanusiaan diberi akses tak terbatas dan bebas ke masyarakat yang terkena dampak yang membutuhkan bantuan dan perlindungan,” ungkap kantor Guterres dari pernyataannya yang dirilis pada Senin (28/8/17).

Melalui pernyataannya tersebut, Guterres mengaku, kalau pihak dari PBB sudah siap untuk memberikan bantuan serta dukungan yang diperlukan oleh Myanmar dan juga Bangladesh, karena Bangladesh sendiri telah menjadi tempat pengungsian dari warga Rohingya yang pergi meninggalkan Rakhine.

“Banyak dari mereka yang melarikan diri adalah wanita dan anak-anak, beberapa di antaranya bahkan terluka. PBB siap memberikan semua dukungan yang diperlukan Myanmar dan Bangladesh dalam hal ini,” ujar kantor Guterres menambahkan.

Baca Juga Tragisnya Kisah Wanita Rohingya Yang Dijadikan Budak Pelecehan Oleh Militer Myanmar !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here