Jokowi Pasti Akan Maju di Pipres 2019!

0
1384
Makar
Copyrigt©rmol

Jokowi Pasti Akan Maju di Pipres 2019!

Indowarta.com – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memastikan langkah dari Joko Widodo untuk maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Pihaknya menyatakan, kalau pria yang akrab disapa Jokowi ini akan kembali bertarung sebagai calon presiden.

BACA JUGA : Rakernas PAN Putuskan Zulkifli Hasan Maju ke Pilpres 2019!

Dengan penuh keyakinan, Tjahjo mengatakan hal tersebut. “Pak Jokowi pasti maju” ucap Tjahjo pada saat berada di Hotel Bidakara setelah menghadiri acara akad nikah anak dari Budi Waseso dan Budi Gunawan, Jakarta, Sabtu (2/7).

Tidak hanya itu, Tjahjo meminta kepada Jusuf Kalla untuk menjadi ketua tim sukses Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang. Keputusan ini dipilih oleh Tjahjo karena JK sudah menyatakan kalau tidak akan kembali maju pada 2019 nenti.

Namun permintaan dari Tjahjo sudah ditolak oleh JK melalui juru bicaranya. Wakil presiden ini memilih untuk lebih fokus pada pekerjaannya sekarang ini hingga masa pemerintahannya selesai. Namun Tjahjo tetap menghargai yang sudah menjadi keputusan dari JK.

“Pak JK akan maju lagi sebagai Presiden masih bisa, Wapres masih bisa, tim sukses pasti bisa. Bukan tim mungkin jurkam. Beliau masih bisa jadi capres-cawapres. Bisa jadi jurkamnya,” ujar mantan sekjen PDIP tersebut.

Reshuffle Kabinet
Copyrigt©tribun

Pihaknya mengatakan, kalau JK sendiri memiliki hak politik untuk dirinya mencalonkan diri sebagai capres atau cawapres. Namun, dirinya hanya mengatakan, kalau keputusan itu hanya ada ditangan JK.

BACA JUGA : Kominfo Bersih-Bersih Konten Negatif Di Internet Jelang Pilpres 2019!

“Tanya sama beliau. Beliau kan punya hak politik,” tuturnya.

Yang pasti sekarang ini, kata Tjahjo, Jokowi membutuhkan tim yang solid. “Akan diminta semua jadi jurkamnya di belakang layar,” kata dia.

Sebelumnya diketahui, kalau JK sudah memutuskan untuk tidak menjadi ketua tim sukses Jokowi dalam Pilpres mendatang. Keputusan yang disampaikan oleh juru bicaranya tersebut beralasan karena posisi JK sekarang ini sebagai wakil presiden.

“Artinya, Pak JK sebagai Wapres, tentu tidak elok kalau terlalu jauh terlibat dalam urusan kampanye, apalagi sebagai ketua tim,” kata jubir Wapres JK, Husain Abdullah di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (30/8).

BACA JUGA : Saracen Dibuat Untuk Hancurkan Lawan Politik di Pilpres 2019?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here