Berita Terkini : Kompolnas Siapkan Nama Calon Kapolri Bulan Depan !

    0
    1088
    calon Kapolri

    Berita Terkini : Kompolnas Siapkan Nama Calon Kapolri Bulan Depan !

    indowarta.com– Komisi Kepolisian Nasional akan menggelar rapat tertutup di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan. Menko Polhukam Luhut Binsar Pnadjaitan menjabat sebagai Ketua Kompolnas. Bulan depan sejumlah nama calon Kapolri telah disiapkan Kompolnas untuk diserahkan kepada presiden Joko Widodo.

    Komisioner Kompolnas Inspektur Jenderal (Purnawirawan) Yotje Mende Usai rapat Kemenko Polhukam di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat mengatakan bahwa Luhut ancar-ancar, di bulan Juli sudah ada nama calon Kaporli. Pada saat ini Kompolnas masih menunggu putusan Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) Polri terkait dengan calon Kapolri yang akan menggantikan Jenderal Badrodin Haiti.

    Yotje menyebutkan pihaknya tetap menunggu WAnjakti Polri, jadi ppihaknya tidak membicarakan calon Kapolri. Hingga saat ini Kompolnas masih belum memegang nama-nama calon Kapolri. Yotje menyebutkan bahwa dalam memilih nama calon kapolri nanti, Wanjakti yang akan menentukan hal tersebut.

    1419234DSC03145780x390

    Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia mangatur akan mekanisme, Prosedur, dan juga tata cara pengangkatan dan pemberhentian Kapolri diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP).

    Peraturan pemerintah yang dimaksud tersebut adalah Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 mengenai Pemberhentian Anggota Kepollisian Negara. PP tersebut salah satunya mengatur mengenai tata cara prosedur pengangkatan anggota Polri harus melewati Wankjati.

    24 Juli mendatang, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti telah genap berusia 58 tahun. Menurut pasal 30 UU nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolilsian Negara Republik Indonesia, usia pensiun maksimal anggota polisi adalah 58 tahun. Oleh sebab itu, Jenderal Badroodin harus melepas jabatannya sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.

    Namun dalam pasal 4 ayat 1 PP tahun 2003 menyebutkan bahwa batas usia pensiun bisa dipertahankan hingga 60 tahun bagi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia yang mempunyai kehallian khusus dan sangat dibutuhkan dalam tugas kepolisian.

    Sementara itu keahlian khusus yang pada saat ini dibutuhkan itu meliputi bidang identifikasi, laboratorium,fprensi, komunikasi elektronika, sandi, penjinah bahan peledak, kedokteran kehakiman, pawang hewan, penyidikan kejahatan tertentu dan juga navigasi laut maupun udara.

    baca juga :

    Berita Terkini : Akankah Pengadaan Sukhoi 35 Untuk TNI Direalisasikan Oleh Pemerintah !

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here