Polisi Sudah Kembalikan 5.576 Paspor Korban Penipuan First Travel!

0
271
first travel
Copyright ©Tribunnews

Polisi Sudah Kembalikan 5.576 Paspor Korban Penipuan First Travel!

Indowarta.com – Direktorat Tindak Pidana Umum (Dirtipdum) bareskrim Mabes Polri telah menerima sebanyak 30.548 aduan dari mereka yang mengaku menjadi korban biro perjalanan yang menawarkan paket umrah murah, First Travel. Dari jumlah tersebut, 5.576 paspor jemah telah dikembalikan.

Seperti yang dikatakan oleh petugas pos pengaduan, di Gedung Kementerian dan Kelautan, Jalan Merdeka Timur, Selasa (5/9). “Aduan yang diterum via e-mail sebanyak 8.123 dan yang datang langsung 22.425”.

Selain itu, sejak dibuka pada tanggal 25 Agustus lalu, pihak kepolisian juga telah mengembalikan sebanyak 5.576 dari 14 ribu yang berhasil disita dari kantor First Travel di Jalan Uri, Depok, Jakarta Barat.

Baca Juga PPATK Temukan Lagi Aset Senilai Rp 7 Miliar Milik Bos First Travel!

Berdasarkan pantauan, sejulah korban saat ini masih terus berdatangan ke posko pengaduan dan posko pengembalian paspor di Bareskrim Polri.

first travel
Copyright ©Tempo

Sementara itu, Satreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris. Hari ini pihanknya menggeledah kantor cabang First Travel Sidorjo, yang terletak di Perumahan Pondok Mutiara Blok K 2 B, Sidoarjo. Dalam penggeledahan tersebut, terlihat ada sembilan personel.

Empat berda di luar kantor, dan sisanya di dalam ruang kantor cabang First Travel Sidoarjo. Menurut Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Haris, pihaknya menggeledah kantor cabang First Travel guna mengetahui bukti-bukti atau komumen milik korban yang mengadu ke Polres Sidoarjo.

Baca Juga First Travel Akan Berangkatkan Jemaah dengan Modus Penipuan Baru!

Setelah dilakukan penggeledahan dan dilanjutkan pemeriksaan, ternyata masih banyak paspor korban yang masih berada di kantor cabang Sidoarjo. Harris menambahkan, pihaknya juga mencari bukto lain terkait transaksi rekening koran atau transaksi pembayaran untuk pemberangkatan umrah tersebut.

Seperti yang diketahui, hingga kini pihak kepolisian bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisisi Transaksi Keuangan (PPATK) masih terus mengusut aset milik bos Frist Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan.

Penyidik bekrja keras guna menyelamatkan uang sekitar 34 ribu orang yang jumlahnya mencapai Rp 550 miliar, yang kini menguap entah kemana. Diduga uang para calon jemah umrah itu digunakan untuk memperkaya diri sendiri.

Biro perjalanan ini sebelumnya menawarkan paket umrah murah. Untuk melancarkan aksinya, Andika dibantu sang istri Anniesa Hasibuan dan adik iparnya Kiki Hasibuan. Kini ketigany telah ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga Begini Pengalaman Jemaah yang Sudah Dua Kali Berangkat Umroh dengan First Travel!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here