Normalisasi Kali Ciliwung Masih Terkendala dengan Pembebasan Lahan!

0
263
Kali Ciliwung
Copyright©merdeka

Normalisasi Kali Ciliwung Masih Terkendala dengan Pembebasan Lahan!

Indowarta.com– Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mengatakan bahwa pekerjaan normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 19 kilometer ini masih menghadapi kendala pembebasan lahan.

BACA JUGA : Ketika Novel Baswedan Bongkar Peran Sekaligus Geliat Brigjen Aris Budiman!

Kepala BBWSCC, T Iskandar telah mengatakan bahwa normalisasi Kali Ciliwung ini yang pada tahun 2013 hingga 2016 diperpanjang lagi satu tahun untuk paket satu dan dua hingga tahun 2017. Normalisasi ini menggunakan dana dari APBN sebesar Rp 1,18 triliun.

Iskandar mengatakan “Kendala pekerjaan normalisasi Kali Ciliwung belum dapat diselesaikan karena belum bebasnya semua lahan yang dibutuhkan untuk normalisasi kali yang terdiri atas pemancangan sheet pile, pembangunan jalan inspeksi dan pengerukan sungai”.

 Kali Ciliwung
Copyright©republika

Proyek normalisasi Kali Ciliwung sepanjang 19 kilometer ini dibagi menjadi empat paket yang meliputi paet 1 sepanjang 4,4 kilometer dimulai dari Pintu Air Manggarai hingga Jembatan Kampung Melayu. Pada saat ini perkembangannya sudah mencapai 56,55 persen dengan panjang tanggul terbangun 4,95 kilometer yang akan dilaksanakan dari tahun 2013 hingga bulan Agustus 2017.

BACA JUGA : KPK Lakukan Mediasi Perseteruan Aris Budiman dan Novel Baswedan!

Menurut Iskandar, normalisasi kali ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi lebar Sungai Kali Ciliwung kepada kondisi yang normal yakni 35 hingga 50 meter. Lalu ada juga perkuatan tebing pembangunan tanggul, jalan inspeksi dengan lebar 6-8 meter di sepanjang sisi Kali Ciliwung serta meningkatkan kapasitas tampung air dari 200 meter menjadi 570 meter kubik per detik dan juga untuk menata kawasan di sekitar Kali Ciliwung.

Pekerjaan dari paket 1 yang sedang berjalan berada di Kelurahan Bukit Duri sepanjang 700 meter yang dimulai dari jembatan Tongtek hinga Perumahan Garuda. Lalu pada paket 2 sepanjang 5,7 kilometer yang dimulai dari Jembatang Kampng Melayu hingga Jembatan Kalibata dngan perkembangan yang mencapai 41,18 persen. Panjang tanggul terbangun 4,67 kilometer yang dikerjakan dari tahun 2013 hingga bulan April 2017 ini.

Lalu pada paket 3 sepanjang 5,1 kilometer dimulai dari Jembatan Kalibata hinga Jembatan Satu Condet dengan perkembangan yang sudah mencapai 28, 1 persen dengan panjang tanggul terbangun 3,19 kilometer dilaksanakan dari tahun 2013 hingga tahun 2016.

Lalu pada paket 4 sepanjang 4,8 kilometer dimulai dari jembatan Satu Condet hingga tol JORR TB Simatupang dengan perkembangan mencapai 35,44 persen dengan panjang tanggul terbangun 3,84 kilometer yang dilaksanakan pada tahun 2013 hingga 2016.

baca juga : 

Aris Budiman Langgar UU KPK?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here