KPK Panggil 4 Saksi di Kasus Setya Novanto!

0
298
Copyright ©Merdeka

KPK Panggil 4 Saksi di Kasus Setya Novanto!

Indowarta.com – Kali ini kasus korupsi kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik terus berjalan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil empat orang saksi untuk diperiksa terkait dengan tersangka kasus E-KTP yang sekaligus sebagai Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Keempat saksi tersebut rencananya didatangkan dan diperiksa oleh penyidik KPK hari ini Rabu, 6 September 2017. Mereka dipanggil guna memberikankesaksiannya untuk Setya Novanto yang sebelumnya telah ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik KPK.

Mengenai pemanggilan empat saksi kasus E-KTP ini juga dijelaskan oleh juru bicara KPK, Febri Diansyah. Dia mengatakan jika keempat saksi sebelumnya sudah dipilih dan akan didatangkan untuk dimintai keterangan guna mendapatkan informasi. ‘Keempat saksi akan diberiksa untuk memberika keterangan terkait tersangka SN (Setya Novanto)’ ujarnya saat dimintai konfirmasi pada Rabu, 6 September 2017.

WAJIB BACA :  Walikota Cilegon dibawa Ke Gedung KPK Usai Kejaring OTT!

Keempat saksi yang dihadirkan dianataranya Dirut PT Quadra Anag Sugiaa Sudihardjo, dari pihak swasta ada Yusnan Sojlihin dan dua orang notaris MG. Indah da Fedris. Meraka semua akan didatangkan langsung ke Gedung KPK guna dimintai keterangan.

Setya Novanto
Copyright ©tribunnews

Diketahui jika Setya Novanto sebelumnya telah ditetapkan menjadi tersangka karena terlibat dalam kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP. Dia dianggap ikut dalam aksi korupsi secara bersama-sama yang dilakukan oleh sejumlah pejabat ketika masih duduk sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR.

Novanto diduga telah menguntingkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi. Selain itu pria yang menjabat sebagai Ketua DPR RI dan Ketua Umum Partai Golkar ini dianggap telah menyalahgunakan wewenang dan jabatannya.

WAJIB BACA :  Hakim Tolak Eksepsi KPK, Setya Novanto Diambang Kebebasan?

Dia diduga telah ikut dalam aksi korupsi yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun dari proyek E-KTP senilai Rp 5,9 triliun. Namun Setya Novanto justru membantah semua tuduhan yang disematkan kepadanya. Sebagai bukti bantahan tersebut ia secara resmi telah mendaftarlan gugatan praperadilan melawan KPK.

Setya Novanto disangkakan melanggar pasal 3 atau pasal 2 ayat 1 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tidak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan terkait kasus E-KTP ini KPK telah mentapkan lima orang tersagka yakni Imran (Dirjen Dikcapil), Sugiharto (Pejabat Pembuat Komitmen Dirjen Dukcapil), Andi Agustinus alias Andi Naronggong, Setya Novanto dan anggota DPR Markus Nari.

baca juga : Dalam Dua Moment Penting Ini, Setya Novanto Alami Serangan Vertigo!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here