Berita Terkini : Bertepatan Dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni Besok, Armada Grab Dan Uber Car Resmi Dioperasikan !

0
1858
Uber car

Berita Terkini : Bertepatan Dengan Hari Lahir Pancasila 1 Juni Besok, Armada Grab Dan Uber Car Resmi Dioperasikan !

indowarta.com– Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta telah menyatakan armada angkutan umum berbasis aplikasi sudah bisa beroperasi di Jakarta. Armada angkutan tersebut akan beroperasi pada tanggal 1 Juni 2016 nanti. Angkutan umum berbasis aplikasi ini sudah memiliki izin penyelenggaraan dari Kementerian yang berbentuk badan Hukum dan izin operasional dari DKI Jakarta.

Andri Yansyah yang merupakan Kepala Dishubtrans DKI Jakarta mengatakan bahwa Uber car dan Grabcar sudah mendapatkna izin penyelenggaraan dari kementerian yang berbentuk badan hukum dan izin operasional dari DKI Jakarta. Syarat utamanya adalah menyerahkan lima unit kendaraan yang memilik STNK bernama koperasi.

Uber car

Andri menjelaskan bahwa uji KIR merupakan proses terakhir untuk mendapatkan izin operasional. Itu berarti, meski masa batas waktu kepengurusan izin sampai 31 Mei, armada Uber car dan grab boleh terus melakukan uji KIR.

Menurut Andri, kuota koperasi Uber car yang mencapai 8.000 unit armada, hingga saat ini baru sekitar 116 yang lulus uji KIR dari 127 proses uji KIR. Sedangkan Grab yang berbentuk koperasi Persatuan Pengusaha Rental Indonesia (PPRI) memiliki sebesar 5.000 armada dan baru sekitar 153 yang lulus uji KIR dari 174 yang telah diproses.

Ketua Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan berharap agar semua pelaku bisnis angkutan harus mengikuti peraturan yang telah berlaku. Apabila ada yang tidak menaati, Shafruhan berharap petugas yang wewenang segera menindaklanjutnya. Hal tersebut tertuang dalam surat No. Um 302/1/5PHB 2016 tentang penertiban angkutan ilegal.

Shafruhan sendiri mengaku siap untuk bersaing jika Grab car dan Uber car sudah menaati peraturan yang ada. Namun jika masih ada kecurangan, Shafruhan akan memint yang berwenang untuk segera menindaklanjutnya.

Menurut Shafruhan angkutan ilegal beraplikasi Uber dan Grab sangat menghancurkan tatanan bisnis trasnportasi angkutan umum. Kehadiran mereka berdua telah menentang UU No 22 tahun 2009 mengenai lalu lintas dan angkutan jalan.

baca juga :

Berita Terkini : Tarif Uber Dan GrabCar Tak Perlu Izin dan Persetujuan Pemerintah !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here