Aung San Suu Kyi Kritisi Menyebarkan Foto Hoax Tragedi Rohingya!

0
475
Rohingya
Copyright©worldaidsdayworldwide

Aung San Suu Kyi Kritisi Menyebarkan Foto Hoax Tragedi Rohingya!

Indowarta.com– Konselor Negara Myanmar, Aung San Suu Kyi di dalam komentar pertamanya mengenai Rohingya ini telah memberikan kritikan terhadap terjadinya penyebaran informasi yang salah. Dirnya menyebutkan bahwa penyebaran itu sebagai “sebuah gunung es besar dari informasi yang keliru”.

BACA JUGA : Geliat RI Bantu Krisis Rohingya yang Di Sorot Oleh Dunia!

Komentara Suu Kyi mengenai Rohingya ini telah disampaikan pada saat dirinay berbicara melalui telepn dengan Presiden Turkit yakni Tayyip Erdogan. Ujarnya seperti dikutip dari BBC, 6 September 2017 “Kami tahu persis, lebih tahu banyak, apa artinya dicabut hak asasi manusia dan perlindungan demokrasi. Jadi kami harus memastikan, bahwa semua orang di negara ini berhak dilindungi hak-haknya. Bukan hanya hak-hak politik, tapi juga hak sosial dan perlindungan kemanusiaan”.

Melalui sebuah pernyataan kepada Erdogan, Suu Kyi ini telah menyayangkan mengenai banyaknya foto palsu alias hoax yang sudah tersebar luas. Suu Kyi mengatakan “Sederhana, penyebaran foto palsu itu anya merupakan puncak gunung es besar dari kesalahan informasi yang bisa dihitung, untuk menciptakan banyak masalah di antara komunitas yang berbeda dan dengan tujuan untuk mempromosikan kepentingan para teroris”.

Rohingya
Copyright ©wismaberita

Pada pekan lalu, Wakil Perdana Menteri Turki yakni Mehmet Simsek ini telah bermaksud untuk menggugah perhatian dari dunia atas terjadinya tragedi di Rakhine. Melalui akun media sosial Twitter miliknya, dirinya telah mengunggah sebanyak empat foto dan telah menyebutkan bahwa foto itu merupakan korban dari tragedi Rohingya.

BACA JUGA : Bagaimana Cara Rakyat Indonesia Bantu Warga Rohingya?

Setelah banyak netizen yang membongkar asal usul dari foto tersebut, ternyata bukanlah berasal dari konflik yang terjadi di Rakhine. Lalu Mehmed Simsek pun telah menghapus postingan tersebut. sementara itu di Indonesia ini kasus yang sama juga telah terjadi oleh mantan Menkominfo yakni Tifatul Sembiring. Terkait dengan hal ini, Tifatul pun telah meminta maaf setelah para netizen banyak yang melayangkan protesnya mengenai foto palsu Rohingya tersebut.

Semenjak konflik terjadi pada 25 Agustus 2017 ini, sudah lebih dari 123.000 warga Rohingya yang telah melarikan diri ke Bangladesh. Rohingya merupakan etnis minoritas tanpa kewarganegaraan di Rakhine.

baca juga :

FPI Siap Berangkat ke Myanmar Jika Krisis di Rohingya Tak Kunjung Berakhir!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here