Sir John Cornforth Hadir di Google Doodle Hari Ini, Siapakah Gerangan?

    0
    234
    Copyright ©guardian

    Sir John Cornforth Hadir di Google Doodle Hari Ini, Siapakah Gerangan?

    Indowarta.com – Kali ini halaman Google Doodle kembali dihiasi sosok spesial dengan menggunakan kacamata. Dia adalah Sir John Cornforth seorang ahli kimia yang dikenal dunia dengan ilmu pengetahuan yang ia miliki.

    Sir John Cornforth lahir di Sidney pada 7 September 1917. Sejak usianya menginjak remaja Cornforth telah kehilangan pendengarannya. Ia mengalami tuli total alias tak bisa mendengar apapun sejak usianya 20tahun.

    Meskipun tak bisa mendengar apa yang dikatakan oleh orang lain, dia mampu menyelesaikan pendidikan di Universitas of Sydney. Cornfort mampu melahap serta memahami buku teks kimia secara autodikak.

    WAJIB BACA :  Sosok Max Born, Fisikawan Sekaligus Matematikawan Jerman yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

    Google pada hari ini Kamis, 7 September 2017 menampilkan sosok kariaktur Sir John Cornforth di laman Doodle miliknya. Terlihat sosok pria ini muncul dengan ciri khas kacamata yang selalu dikenakannya. Selain itu juga terlihat gambar sejumlah alat-alat laboratorium kimia dasar mulai dari gelas ukur hingga cawan penguap.

    Copyright ©kompastekno

    Dimunculkannya gambar Cornfort di Google ini sendiri bermaksud untuk mengingat sekaligus merayakan ulang tahunnya. Peringatan kelahiran pria ini dirasa sangat penting karena jasanya yang berarti untuk dunia ilmu pengetahuan.

    Bukan hanya itu,Cornfort pun dalam perjalanan hidupnya juga mempunyai kisah cinta. Saat itu dikampus yang sama di Universitas of Sydney dia bertemu dengan ahli kimia lainnya yakni Rita Harradene.

    WAJIB BACA :  Sosok Max Born, Fisikawan Sekaligus Matematikawan Jerman yang Hadir di Google Doodle Hari Ini!

    Kisah cinta penuh ‘Chemistry’ tersebut berawal saat Rita memecahkan labu laboratorium dan meminta Cornforth untuk memperbaikinya. Saat itulah dimana kisah romantis keduanya dimulai. Ketika itu tahun 1939 keduanya mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Oxford sebelum dua tahun pernikahannya.

    Pasangan ini menikah pada tahun 1941 dan kemudian menuliskan lebih dari 40 makalah ilmiah bersama-sama. Dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai seorang putra dan dua orang putri.

    Ketika di Oxford, Crornforth membuat sebuah langkah besar dengan sebuah tim dengan studi penisilin. Tak berhenti disitu ia pun melanjutkan penelitiannya dengan dengan menggunakan tiga dimensi stereokimia dari berbagai reaksi kimia.

    Dalam penelitian itu sendiri Sir John Cornforth dibantu oleh Vladmir Prelog yakni dengan mempelajari enzim yang mengaktifkan perubahan senyawa organik. Penemuan mereka itulah yang membuka pintu bagi banyak penemuan termasuk pengembagan obat penurun kolesterol. Dari penelitian itu sendiri, Cornforth mendapatkan hadiah Nobel pada tahun 1975.

    baca juga : Eduard Khil, Penyanyi Fenomenal yang Hadir di Laman Google Doodle Hari Ini!

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here