Bantah Tudingan Tere Liye, Ditjen Pajak Akan Diminta Temui Penulis!

0
304
Sri Mulyani

Bantah Tudingan Tere Liye, Ditjen Pajak Akan Diminta Temui Penulis!

Indowarta.com– Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ini akan memerintahkan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) untuk menemui salah satu penulis yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita yakni Tere Liye.

baca juga : Daftar Tunggangan Besi yang Dimiliki Raffi Ahmad Dan Tunggakan Pajak yang Harus Dibayar!

Langkah ini telah dilakukan sebagai suatu tanggapan atas keluhan pajak tinggi yang dibagi Tere melalui laman media sosial Fb miliknya pada hari Selasa 5 September 2017. Sayangnya Sri Mulyani ini masih enggan untuk memberikan tanggapan lebih terkait dengan keluhan yang telah dilayangkan oleh Tere Liye tersebut.

Sri Mulyani di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada hari Rabu 6 September 2017 ini telah mengatakan “Penulis nanti akan ditangani oleh Dirjen Pajak. Kita akan bertemu dengan penulis yang bersangkutan”.

Rizieq Shihab
Copyrigth©klimg

Sementara itu pihak dari DJP juga masih merasa enggan untuk memberikan komentarnya pada saat dihubungi oleh salah satu awak media. Sebelumnya Tere Liye ini sempat membuat sebuah status di dalam media sosial Fb pribadinya yang berisikan mengenai keluhan pajak yang tinggi dari pemerintah dan penerbit buku terhadap penulis.

Di dalam sebuah hitungannya, penulis ini disebut menjadi pembayar pajak yang sangat tinggi dibandingkan dengan pekerjaan yang lainnya seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS) hingga para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

baca juga : Tak Bayar Pajak Kendaraan Lebih Dari 3 Tahun, Kendaraan Bisa Disita!

Tere Liye menyebutkan “Penulis buku membayar pajak 24 kali dibanding pengusaha UMKM dan dua kali lebih dibanding profesi pekerjaan bebas”. Tidak hanya tarif pajak yang tinggi saja, dirinya juga telah melontarkan keluhannya mengenai ketidakadilan pajak yang ditetapkan oleh pemerintah. Hal ini karena pajak langsung ditarik oleh penerbit sehingga tidak bisa ditutupi.

Sementara itu banyak juga pekerjaan bebas yang lainnya seperti artis, pengacara yang kerpa menyembunyikan penghasilan dan tidak menyetorkan pajak. Tere Liye menambahkan “Artis, pengusaha, lawyer, wah, itu sih mudah sekali untuk menyembunyikan berapa penghasilan sebenarnya. Penulis tidak bisa”.

Tidak hanya berhenti disitu saja, Tere Liye juga mengaku bahwa dirinya merasa kecewa karena sudah satu tahun mengadu keluhannya ini ke DJP dan juga Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) namun tidak mendapatkan tanggapan.

baca juga :

Wapres Pastikan Indonesia Dapatkan Pajak Lebih Besar Dari Freeport!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here