Berita Terkini : Selain Peringati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2016 Besok Lokalisasi Di Mojokerto Akan Ditutup !’

0
957
1 Juni 2016

Berita Terkini : Selain Peringati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2016 Besok Lokalisasi Di Mojokerto Akan Ditutup !’

Indowarta.com– Menteri sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa pentutupan lokalisasi prostitusi akan terus dilakukan oleh pemerintah di seluruh Indonesia. ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurai permasalahan yang kompleks di Indonesia.

Masalah kompleks yang dimaksud tersebut adalah terjadinya eksploitasi seksual, perdagangan manusia atau yang sering disebut dengan human trafficking dan juga tindak kekerasan. Khofifah pada saat berada di ruang kerjanya di Ponpes Ulul Albab Candi Pura, Lumajang, Jawa Timur mengatakan bahwa di lokalisasi memang sangat kompleks permasalahannya, baik berupa ekploitasi seksua, perdangan manusia maupun tindak kekerasan.

Khofifah berharap agar lokalisasi di Jawa Timur ini terus berkuran. Kini tersisa dan teridentifikasi oleh pemerintah adalah yang berada di daerah Mojokertp dan Juni mungkin sudah bisa dilakukan penutupan. Lokalisasi prostitusi di Mojokerto tersebut ditargetkan bisa ditutup pada tanggal 1 Juni 2016 nanti.

Tidak hanya menutup lokalisasi prostitusi, pemerintah juga sudah menyiapkan seperangkat aturan berupa regulasi agar tercipa pola hidup yang tidak sehat menjadi sehat. Pemerintah berkewajiban untuk mengurai persoalan dengan regulasi agar tercipta pola hidup dari yang tidak sehat menjadi sehat.

1 Juni 2016

Terkait dengan peredaran minuman keras dan beralkohol, hal ini perlu ditata ulang dengan regulasi yang lebih ketat di berbagai area tertentu. Ini bukan merupakan soal pencabutan, melainak proses regulasi untuk Peraturan Daerah (Perda) agar lebih resstrik dan berada di wilayah hotel berbintang lima. Oleh karena itu perlu adanya revisi sesuai dengan yang ditimbulkan baik kejahatan maupun tindak kekerasan.

Sementara itu Pemerintah Kota Mojokerto sendiri sudah melakukan perundingan untuk kompensasi yang harus diberikan kepada puluhan PSK yang masih beroperasi di kawasan lokalisasi tersebut. Wali Kota Mas’ud Yunus telah menyatakan bahwa sudah ada kata sepakat untuk menutup lokalisasi tersebut pada 1 Juni 2016.

Mas’ud sendiri tidak menampik bahwa penanganan penutupan lokalisasi tersebut terbilang lambat. Hal ini dikarenakan kompleks lokalisasi tersebut adalah milik dari sebuah yayasan sosial. Yayasan tersebut mengumpulkan anak jalan, namun entah bagaimana ceritanya hingga beralih fungsi menjadi lokalisasi.

baca juga :

Berita Terkini : Tak Ada Menu Istimewa Untuk Jessica Wongso Di Rutan Pondok Bambu !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here