Tulis Status FB Tentang Aung San Suu Kyi dan Megawati Soekarnoputri, Pemuda Ini Dipolisikan!

0
674
Copyright©Tribunnews

Tulis Status FB Tentang Aung San Suu Kyi dan Megawati Soekarnoputri, Pemuda Ini Dipolisikan!

Indowarta.com – Organisasi sayap PDI Perjuangan, Dewan Pengurus Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Jawa Timur, melaporkan seorang aktivis bernama Dandhy Dwi Laksono kepada pihak kepolisian Jawa Timur.

BACA JUGA : Siapa itu Etnis Rohingnya dan Fakta Mengejutkan yang Musti Kamu Ketahui!

Laporan itu berdasarkan pada unggahan di akun Facebook (FB) milik Dandhy Dwi Laksono, yang dinaggap melakukan penyebaran ujaran kebencian kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo

“Kami menilai ada upaya penggiringan opini bahwa Megawati sama dengan Aung San Suu Kyi pada konteks lebih mengutamakan kekerasan dalam memerintah,” ungkap Ketua Repdem Jawa Timur Abdi Edison di Sentra Pelayanana Kepolisian Terpadu Polda Jatim, Rabu, 6 September 2017.

WAJIB BACA :  FB Messenger Dukung Foto dengan Resolsusi Tinggi!

Pihaknya mengatakan, kalau unggahan yang telah dilakukan oleh Dandhy melalu akun FB tersebut sangat tendensius, terlebih dalam postingan yang diunggah pada tanggal 3 September 2017 itu dinilai berupaya dalam menggiring opini kepada Megawati.

“Ini bahaya. Jika dibiarkan generasi muda akan beranggapan rezim Ibu Mega dulu sama dengan Aung San Suu Kyi (pemimpin Myanmar),” ucapnya.

Copyright©Techno

Pihaknya menganggap, kalau status di FB milik Dandhy dimaksudkan untuk dapat menggoreng adanya peristiwa kekerasan yang terjadi kepada etnis Rohingya oleh perinta Myanmar, dengan tujuan untuk menghina dan menebar ujaran kebencian kepada Megawati Soekarnoputri dan Presiden Joko Widodo terkait Papua.

BACA JUGA : Megawati dan SBY Akrab di Istana Negara, Peluang Koalisi Terbuka?

Dalam statusnya di FB, berikuti sebagian dari yang dituliskan oleh Dandhy, “Tepat setelah Megawati kembali berkuasa dan lewat kemenangan PDIP dan terpilihanya Presiden Jokowi yang disebutnya sebagai “petugas partai” (sebagaimana Aung San menegaskan kekuasaannya), jumlah penangkapan warga di Papua tembus 1.083.”

WAJIB BACA :  Tak Terima Habib Rizieq Shihab Dihina, Murid Polisikan Akun FB Ini!

Karena adanya status yang dianggap melakukan penyebaran ujaran kebencian melalui FB, pihak Repdem Jatim langsung melaporkan Dandhy kepada Polda Jawa Timur. “Kami ingin membela dan menjaga marwah ketua umum kami. Dia menyerahkan sepenuhnya perkara ini ke polisi,” ucapnya.

Namun sekarang ini, Dandhy masih belum memberikan keterangan terkait degan laporannya tersebut. Dia sendiri merupakan seorang aktivis media sosial yang memiliki kepedulian kepada beberapa isu terkait kemanusiaan.

BACA JUGA : Bertemu, Apa yang Didiskusikan SBY dan Megawati?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here