Ini Klarifikasi Pertamina Soal Kerugian BBM Penugasan Hingga 12 Triliun!

0
473
pt pertamina
Copyrigth©beritatrans

Ini Klarifikasi Pertamina Soal Kerugian BBM Penugasan Hingga 12 Triliun!

Indowarta.com – Kali ini kabar datang dari Pertamina yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dikatakan jika PT Pertamina (pesero) mengalami kerugian hingga mencapai Rp 12 triliun pada tahun ini.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara menyebutkan jika Pertamina telah mengalami kerugian akibat penjualan bahan bakar minyak (BBM) penugasan. Tercatat hingga tanggal 30 Juli 2017 lalu kerugian mencapai 957 dollar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp 12 triliun.

Menurut informasi kerugian penjualan premium maupun solar tersebut termasuk imbas dari Program BBM Satu Harga. Mengenai hal ini juga dijelaskan oleh Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik.

Dia mengatakan jika sebenarnya Pertamina tidak seharusnya tekor hingga mencapai Rp 12 triliun. Seharusnya PT Pertamina mendapatkan tambahan penerimaan Rp 12 triliun jika harga solar dan premium sesuai dengan formula yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Pertamina
Copyright©breakingnews

Seperti diketahui jika pemerintah menetapakan tak ada kenaikan harga BBM solar maupun premium pada tahun 2017 ini. Sedangkan jika dilihat mengenai harga yang berlaku saat ini jauh dengan apa yang ditetapkan oleh pemerintah.

Harga yang beralaku saat dihitung berdasarkan formula minyak mentah masih berada di level 40 dolar AS per barel. Padahal jika dilihat sekarang minyak mentah sudah berkisar berada di level 50 dollar AS per barel.

Hal itulah yang membuat selisih antara harga BBM penugasan yang sekarang. BBM penugasan sendiri berlaku dengan harga jika disesuaikan dengan kenaikan minyak mentah. Jika itu dilakuan PT Pertamina tak akan mengalami kerugian hingga Rp 12 triliun.

‘Jika formula tersebut disesuaikan dengan harga maka tentunya Pertamina akan mendapat tambabahan Rp 12 triliun‘ ujar Elia saat ditemui di Gedung DPR pada Rabu malam, 6 September 2017.

Elia menambahkan jika selisih Rp 12 triliun itu bisa dikatakan sebagai tambahan subsidi yang diberikan pemerintah melaui Pertamina. ‘Bukan kerugian, ini bisa dikatakan jika pemerintah lewat Pertamina sebenarnya sudah memberikan tambahan subsidi sebesar Rp 12 triliun ini untuk seluruh masyarakat’ sambungnya.

Meskipun begitu keunagan Pertamina tak akan terganggu meskipun mengalami kerugian kali ini. Elia sendiri mengatakan jika PT Pertamania sendiri wajar menaggung subsidi karena perusahan ini juga merupakan milik pemerintah.

baca juga : Penjelasan ‘Ngambang’ Pertamina Soal Video Pertamax dan Pertalite Punya Warna Sama!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here