Iklan Ganesha Santap Daging Ini Bikin Kontroversi Picu Kemarahan Warga Hindu!

0
307
Iklan Ganesha Santap Daging
Copyright ©kompasinetrnasional

Iklan Ganesha Santap Daging Ini Bikin Kontroversi Picu Kemarahan Warga Hindu!

Indowarta.com – Kali ini warga keturunan Hindu di Australia dihebohkan dengan munculnya Iklan Ganesha Santap Daging. Iklan itu sendiri dianggap membuat kontroversi dan memicu kemarahan meraka para warga beragama Hindu.

Iklan Ganesha Santap Daging dianggap menghina karena dalam agama Hindu sang Dewa dikenal sebagai sosok vegetarian alias tidak memakan daging. Dalam iklan itu sendiri terdapat beberapa sosok dari beragam agama dan kepercayan seperti Yesus, Buddha dan juga Nabi Musa.

Tayangan iklan tersebut menunjukan mereka tengah makan bersama dalam jamuan barbekyu di halaman belaka sebuah rumah. Pada iklan itu sempat muncul pertanyaan dari Buddha yakni ‘Haruskah kita membahas gajah di acara ini?’.

Seperti diketahui Iklan Ganesha Santap Daging memperlihatkan sosok Genesa yang digambarkan sebagai pria berkepala gajah dengan beberapa lengan . Dia pun langsung membalas dengan mengatakan ‘Tida lucu saat 2.500 tahun yang lalu dan tidak lucu sekarang’.

Iklan Ganesha Santap Daging
Copyright ©kompasinetrnasional

Lantas jawaban yang keluar dari Ganesa itu mengudang gelak tawa tamu muai dari para ikon agama hingga alien serta wanita cantik yang hadir. Mengenai kejadian ini pun ditanggapi oleh juru bicara dari Indian Society of Western Australia, Nitin Vashisht.

Dia mengatakan jika iklan tersebut sangat tidak sesitif dan tak mengahargai sosok Ganesa yang dianggap berharga oleh pemeluk agama Hindu. ‘Mereka tidak menyadari betapa berharganya Dewa Ganesa bagi komunitas beragama Hindu di Australia. Saya kira mereka tak menghargai semua itu’ ujarnya.

‘Dia (Dewa Ganesa) merupakan vegeatrian dan tak minum-minuman keras. Dia merupakan dewa bagi kami dan sebagain besar masyarakat India. Sedangkan kali ini dia digambarkan menyantap domba serta mencari starategi baru. Hal tersebut menunjukan jika itu tidak sensitif bagi kami pemeluk agama Hindu’ sambungnya.

Akibat kejadian ini Asosiasi tersebut meminta Meat And Livestock Australia (MLA) selaku pembuat iklan itu meminta maaf kepada msyarakat India, masyarakat beragama Hindu serta menarik tayangan iklan. Selain itu warga pun juga sempat menyatakan kemarahannya terhadap iklan itu melalui media sosial.

Dikatakan jika Iklan Ganesha Santap Daging ini sebenarnya tidak bertujuan seperti kemarahan warga Hindu itu. Menurut Manajer Pemasaran MLA, Andrew Howie menjelaskan jika melalui sebuah kampanye daging domba itu bertujuan untuk mempromosikan persatuan dan inklusivitas.

baca juga : Sera Amane Syuting Video Hot di Jakarta, Tak Langgar UU?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here