Berita Terkini : Sejak 2010 Potensi Gempa Kendeng Di Indonesia Berkisar 6,5-7,5 SR !

0
1002
gempa

Berita Terkini : Sejak 2010 Potensi Gempa Kendeng Di Indonesia Berkisar  6,5-7,5 SR !

Indowarta.com– Pada peta gempa tahun 2010, pemerintah telah memetakan wilayah potensi gempa dengan kekuatan masing-masing klarifikasinya. Namun terkait dengan sesar Kendeng, dideteksi bahwa adanya sumber gempa baru yaitu di sekitar patahan melintang sejauh 300 kilometer dari selatan kota Semarang, Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yakni Basuki Hadimuljono pada saat workshop karakteristik sumber gemoa baru untuk updating peta gempa Indonesia 2016 yang diselenggarakan di Hotel Ambhara, Jakarta, pada hari Senin 30 Mei 2016 mengatakan bahwa pegunungan di tengah Pulau Jawa yaitu Pegunungan Kendeng telah diidikasi sebagai sesar dari Jawa Timur – Jawa Tengah.

Basuki mengatakan bahwa dengan adanya tambahan gempa di sesar Kendeng tersebut, kemunkinan kekuatan gempanya akan besar.

Masyhur Irsyam yang merupakan profesor dari Institu Teknologi Banding (ITB) menyebutkan bahwa studi yang baru ini dilakukan telah menemukan adanya sumber gempa yang sebelumnya tidak terdapat pada peta gempa tahun 2010 silam.

Masyhur mengatakan bahwa sesar ini dinilai aktif dan dekat dengan Kota Surabaya. Karena wilayah tesebut pada akan penduduk dan juga pembangunan, maka perlu diinforkmasikan untuk perencanaan pembangunan selanjurnya. Potensi gempa yang terjadi sekitar 6,5 hingga 7,5 skala richter.

gempa

Untuk pembaharuan peta gempa sendiri, pemerintah telah mengadakan pelatihan atau lokakarya. Kegiatan ini di adakan dengan tujuan untuk mengenali sumber-sumber gempa yang beru dan juga karakteristik gempa yang kini sudah ada.

Dalam acara lokakarya ini, Kementerian PUPR telah berkerja sama dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Badan Informasi Geospasial, dan yang terakhir adalah Institut Teknologi Bandung (ITB).

Workshop ini akan membahas lima topik yang berkaitan degnan geologi, geodesi, seismologi dan instrumentasi serta seismic hazard menggunakan software USGS. Workshop ini akan dilaksanakan selama dua hari.

baca juga :

Berita Terkini : Kronologi Kebakaran Di Royal Plaza Surabaya Lantaran Stand Mie Meledak !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here