Komentar KPAI Soal Tragedi Bayi Debora!

0
535
Bayi Debora
Copyright ©dok. Ibunda Debora

Komentar KPAI Soal Tragedi Bayi Debora!

Indowarta.cpm – Diduga karena telat dalam mendapatkan penanganan di RS Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat, seorang Bayi Tiara Debora Simanjorang (4 bulan) telah meninggal dunia. Penanganan itu tidak segera diberikan kepada bayi Debora karena uang muka kurang. KPAI menilai kalau hal itu merupakan tidakan diskriminasi dari rumah sakit.

BACA JUGA : Begini Kronologis Kematian Bayi Debora Versi Rumah Sakit!

“Itu tindakan diskriminasi, tidak manusiawi karena kan bagaimana pun dari sisi perlindungan anak sudah ada dijamin, anak itu tidak boleh mendapatkan diskriminasi perlakuan,” ujar Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Siti Hikmawati, , Minggu (10/9/2017) malam.

Dia mengatakatan, sehusnya pihak rumah sakit tidak melakukan tindakan diskriminatif khususnya pada saat dalam kondisi darurat. Ditambah, yang  menjadi korban adalah bayi Debora, seorang anak yang masih dibawah umur yang dilindungi oleh UU Perlindungan Anak.

“Apalagi ini terkait dengan masalah kesehatan dia, di pasal 45 UU Perlindungan Anak dikatakan kalau orang tua belum mampu memberikan perlindungan itu maka disitu pemerintah, masyarakat, pemda wajib melakukan perlindungan, tidak ada alasan untuk melepaskan perlindungan anak itu kepada siapapun, harus ada yang rangkul,” ucapnya.

Bayi Debora
Copyright©sebarr

Menurut Siti, sehurusnya pelayanan yang diberikan kepada pasien harus tetap optimal dan tidak ada bentuk pembedaan yang dilakukan kepada para pasien hanya karena masalah biaya. Padahal diketahui, orang tua dari bayi Debora meminta kepada pihak rumah sakit untuk penangguhan biaya, bukan meminta untuk digratiskan.

BACA JUGA : Karena Kasus Bayi Debora, Rumah Sakit AKan Dikenai Sanksi Sosial!

“Pelayanannya harus optimal untuk melakukan perlindungan kepada tiap pasien tanpa membeda-bedakan bagaimana kondisi pasien, yang membedakan perlakuan karena perlakuan kasus, bukan karena latar belakang dia,” tuturnya.

“Apalagi pihak keluarga minta penangguhan sementara, bukan diminta digratiskan, kok sampai sedemikiannya hak pasien itu diabaikan,” lanjut Siti.

Terkait dengan kematian bayi Debora itu, KPAI akan memberikan perlindungan kepada anak. Yang salah satunya melakukan mediasi kepada keluarga serta pihak rumah sakit. Dan juga memberikan regulator untuk mencegah peristiwa serupa terulang.

“KPAI akan memberikan fungsi yang diamanatkan UU, pertama pengawasan terhadap kegiatan perlindungan anak itu, melakukan mediasi mulai dari ibu seharusnya bagaimana dan RS bagaimana bersikap. Kita juga berikan masukan terhadap kebijakan yang hrs diambil bagaimana ke depan harus ada solusi supaya tidak ada lagi kasus yang lainnya,” pungkasnya.

BACA JUGA : Fakta Tentang BPJS Kesehatan yang Musti Anda Ketahui!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here