Polisi Turun Tangan Usut Kematian Bayi Debora!

0
222
Bayi Debora
Copyright©detik

Polisi Turun Tangan Usut Kematian Bayi Debora!

Indowarta.com– Kepolisian Daerah Metro Jaya akhirnya turun tangan untuk mengusut penyebab dari kematian bayi yang bernama Tiara Debora Simanjorang yang merupakan pasien Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono pada hari Senin 11 September 2017 ini telah membernarkan hal itu dan mengatakan bahwa kini sedang di dalam penyelidikan.

BACA JUGA : Komentar KPAI Soal Tragedi Bayi Debora!

Menurutu Argo, penyelidikan ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau juga kesengajaan dari pihak Rumah Sakit Mitra Keluarga sehingga telah menyebabkan bayi berusia empat bulan itu telah meninggal dunia.

Argo telah mengatakan bahwa penyelidikan akan dimulai dari memeriksa beberapa saksi seperti orang tua korban, tim medis dan juga pengelola Rumah Sakit Mitra Keluarga. Argo mengatakan “Semua yang ada kaitannya dan yang mengetahui tentu diperiksa”.

Bayi Debora
Copyright©tribunmedan

Sebelumnya telah diberitakan bahwa Bayi Debora ini telah meninggal dunia pada hari Minggu 3 September 2017. Bayi Debora telah meninggal dunia akibat terlambat mendapat pertolongan medis Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres.

Diduga bahwa Bayi Debora telah terlambat mendapatkan penanganan oleh tim medis pihak Rumah Sakit Keluarga karena pihak keluarga pasien ini diminta untuk menyiapkan biaya pengobatan terlebih dahulu.

BACA JUGA : Begini Kronologis Kematian Bayi Debora Versi Rumah Sakit!

Sementara itu pihak dari Rumah Sakit ini telah mengaku bahwa telah memberikan penanganan yang telah dibutuhkan oleh bayi Debora. Namun bayi Debora ini harus menjalani perawatan lanjutan di ruang khusus Pediatric Intensive Care Unite atau PICU. Orangtua Bayi Debora hanya memiliki yang sebanyak Rp 5 juta saja, namun biaya rumah sakit mencapai Rp 19,8 juta.

Pada saat mencari rumah sakit rujukan, secara tiba-tiba kondisi dari bayi Debra ini telah mengalami pelemahan. Bayi Debora pun akhirnya telah meninggal dunia dan kini telah dimakamkan di TPU Tegal Alur.

Terkait dengan hal ini, menurut Gubernur DKI Jakarta yakni Djarot Saiful Hidaya, misi utama dari seorang dokter dan misi utama dari sebuah rumah sakit adalah menolong, bukan lagi mencari keuntungan materi dari pelayanan yang diberikan.

baca juga : 

Terkait Kasus Bayi Debora, Kenapa Banyak Rumah Sakit Belum Kerjasama dengan BPJS Kesehatan?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here