Gerindra Batal Dukung Deddy Mizwar dan Ahmad Saikhu, Kenapa?

0
263
Gerindra
Copyright©merdeka

Gerindra Batal Dukung Deddy Mizwar dan Ahmad Saikhu, Kenapa?

Indowarta.com – Kali ini kabar datang dari Partai Gerindra tekait denga Pilkada Jawa Barat 2018 mendatang. Gerindra batal mengusung pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yakni Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu pada Pilgub Jabar tahun depan.

Mengenai hal ini diungkapkan oleh Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Mulaydi. Dia menyatakan jika pernyataan akan diusungnya pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu dalam pilkada Jabar 2018 oleh Gerindra akan sulit diwujudkan.

‘Sepertinya pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu yang diberitakan pada tanggal 17 Agustus 2017 lalu akan sulit direalisasikan oleh partai Gerindra’ ucapnya saat dihubungi pada Selasa, 12 September 2017.

WAJIB BACA :  Fahri Hamzah Kenakan Baju Khas Gerindra, Sinyal?

Mulyadi menambahkan jika pasangan Deddy Mizwar dan Ahmad Saikhu dinilai belum siap untuk maju dalam Pilkada Jawa Barat tahun depan. Menurtnya hal tersebut ditunjukan dari penyataan dari Ahmad Saikhu yang menyatakan jika dirinya masih betah memimpin Kota Bekasi beberapa waktu lalu.

Gerindra
Copyright©jowonews

‘Pada saat acara koordinasi PKS Kabupaten Bandung belum ada statement dari Pak Saikhu. Beliau justru mengatakan jika masih betah memimpin Kota Bekasi dan merasa namanya belum dikenal di provinsi Jawa Barat’ sambungnya.

Cukup diketahui jika Gerindra sebelumnya mempunyai rencana untuk mengusung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu pada pencalonan Gubernur Jawa barat. Mulyadi juga menjelskan jika kerjasama dengan PKS rencanannya akan mengusung kedunaya, namun hingga saat ini tak ada progress atau tindakan yang juga meyakinkan dari kedua belah pihak.

WAJIB BACA :  Fahri Hamzah Kenakan Baju Khas Gerindra, Sinyal?

Setelah beberapa kali konsultasi degan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Mulyadi mengatakan bahwa pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu memang sulit direalisasikan. Seperti yang disampian diawal jika alasan tak diusugnya pasangan ini karena terkait kesiapan keduanya.

‘Pak Prabowo selalu meminta laporan atas perkembangan di Jawa Barat. Beliau selalu mendengarkan apapun masukan dan informasi dari saya selaku Ketua DPD Jawa Barat’ sambungnya.

Dengan ini Mulyadi pun menegaskan jika apa yang disapiakan Gerindra pada tangal 17 Agustus 2017 lalu belum final. Dia menyampaikan jika kerjasama Gerindra dengan PKS diakuinya belum begitu nyetel karena tak ada lanjutan yang rinci mengenai program suksesi untuk memenangkan kandidat bakal Cagub dan Cawagub Jabar yang akan diusung.

Baca juga : Deddy Mizwar Banjir Dukungan Saat Maju Ke Pilgub Jawa Barat 2018 Nanti!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here