16 Tahun Kenang Serangan 9/11, WTC Runtuh Bukan Karena Tabrakan Pesawat?

0
332
Serangan di AS..
Copyright ©Reuters

16 Tahun Kenang Serangan 9/11, WTC Runtuh Bukan Karena Tabrakan Pesawat?

Indowarta.com – Apakah masih ingat dengan serangan teroris ke beberapa titik di Amerika Serikat pada 16 tahun silam yang dikenal dengan serangan “nine eleven” atau “9/11”?. Pada Senin (11/9/17) watu setempat, warga AS menganang kembali serangan dari jaringan teroris Al Qaeda yang memakan korban sebanyak 3.000 orang.

BACA JUGA : 4 Orang Terduga Teroris Ini Ditembak Mati Polisi Usai Insiden Serangan di Barcelona!

Sidaknya ada empat serangan bunuh diri yang dilakukan sejumlah titik di kota Washington DC dan New York pada 11 September 2001 atau 16 tahun silam. Menurut para ahli mengklaim, rekaman video serangan 9/11 itu telah membuktikan adanya penanaman bom di menara kembar Worl Trade Center (WTC) di New York.

Kata para ahli, dalam video yang diunggah di Youtube itu memperlihatkan adanya ledakan di salah satu sisi menara tersebut. Mereka menilai kalau ledakan dalam serangan 9/11 itu terjadi beberapa lantai dari titik dimana sebuah pesawat Boeng menabrak masuk kegedung.

Para teroris Al Qaeda menabrakkan pesawat Boeing 767-200  yang dimuliki United Airlines kedalam gedung pencakar langit, Menara Selatan. Sekitar 18 menit kemudian, pesawat lain menabrak ke Menara Utara (North Tower). Dalam kurun waktu dua jam menara itu langsung runtuh.

Serangan di AS,
Copyright ©Photo

Dari hasil investigasi menyatakan bahwa, kedua menara tersebut roboh karena adanya dampak dari serangan 9/11 yang menggunakan pesawat. Serangan pertama dilakukan pada lantai 80 dan serangan kedua terjadi di lantai 60.

BACA JUGA : ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan di Barcelona!

Namun, menurut teori kospirasi, sebuah ledakan yang tejadi di bawah lantai 60 pada saat serangan 9/11 itu terjadi. Disebutkan dari hasil rekaman CCTV membuktikan bahwa adanya penggunaan bahan peledak selama serangan. Oleh karena itu, tidak hanya akibat dari serangan pesawat yang dibajak sebelumnya.

Sehari setelah terjadingan serangan 9/11 itu, Donald Trump yang sekarang ini menjabat sebagai Presiden AS, memberikan wawancara melalui stasiun TV. Dia mengatakan kalau terjadinya menara WTC ambruk karena adanya serangan bom.

Pihaknya mengungkapka, bahwa WTC roboh “bukan karena masalah arsitektur. Bagaimana mungkin pesawat terbang, sekalipun itu (Boeing) 767 atau 747 atau apapun itu, bisa menembus baja (gedung) itu?”

“Saya berpikir, mereka (teroris) tidak hanya dengan (menggunakan) pesawat terbang, tapi juga memiliki bom-bom yang meledak bersamaan,” sambungnya.

Baca juga : Pimpinan Tertinggi ISIS, Abu Bakr Al Baghdadi Tewas?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here