Obesitas Bisa Berbahaya Jika Tak Ditangani Serius?

0
493
Obesitas
Copyright ©Gen Sehat

Obesitas Bisa Berbahaya Jika Tak Ditangani Serius?

Indowarta.com Obesitas merupakan salah satu kedaaan yang dimana terjadi penumpukan lemak yang sangat tinggi dalam tubuh, sehingga membuat berat badan berada diluar batas ideal. Namun kondisi ini harus mendapatkan penanganan khusus seperti pengobatan nonformakologis.

BACA JUGA : Orang Tinggi Lebih Rentan Terkena Kanker Lho, Kok Bisa?

Kondisi ini dapat ditangkal dengan beberapa obat-obatan tertentu. Terlebih pembedahan dapat dilakukan jika sudah melihat adanya indikasi tertentu, karena penyakit ini umumnya memiliki sifat multiaktif dan dapat mengganggu kesehatan seseorang.

Namun apakah obesitas dapat terjadi kepada manusia akibat mereka terlalu banyak makan? Berikut penjelasan yang diberikan oleh dr Yongki Warigit DA, SpPD, MKes dikutib dari Health-Liputan6.com, pada Selasa (12/9/2017).

“Obesitas juga dapat terjadi secara sekunder atau karena adanya suatu penyakit yang menjadi penyebab kondisi obesitas tersebut. Oleh karena itu, jika Anda merasakan berat badan berlebih, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan beberapa contoh penyakit yang dapat menyebabkan obesitas kepada seseorang, yaitu sindrom ovarium polikistik, sindrom cushing, defisiensi hormon tiroid, dan terjadinya mutasi genetik pada seseorang yang menderitanya.

Obesitas,
Copyright ©shutterstock

Agar dapat mengetahui apakah badan kita terkena obesitas atai tidak, dapat dilakukan dengan cara pengukuran atau Indeks Masa Tubuh (IMT), diantaranya Berat Badan (BB) dari tubuh kita dibagi dengan tinggi badan dalam satuan meter dan dikuadratkan (m2) atau IMT = BB/TB2.

BACA JUGA : Warna Tahi Lalat Berubah, Bisa Jadi Pertanda Kanker Kulit?

Pada saat melakukan pemeriksaan, dokter Yongki mengatakan, penderita nantinya akan dilakukan pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, lingkaran perut, tinggi badan, IMT, nadi, berat badan. Akan tetapi, bagaimana cara kita untuk menentukan apakah berat badan masuk dalam ketegori obesitas atau tidak?

“Berdasarkan klasifikasi sebagai berikut di mana nilai normal IMT adalah 18,5-22,9. Jika dikatakan berat badan seseorang berlebih adalah ≥23 dan untuk seseorang yang berisiko adalah 23-24,9. Berikutnya obesitas tingkat I adalah 25-29,9 dan obesitas tingkat II atau yang paling berat adalah dengan IMT ≥30,” kata dokter Yongki.

Cara penanganan obesitas setiap orang berbeda-beda, hal ini berdasarkan kepada IMT orang tersebut. Cara terapi seperti melakukan perubahan pola hidup akan dilakukan jika seseorang hanya masuk dalam kriteria beresiko.

“Jika seseorang dikatakan obesitas, maka terapinya sudah harus dengan pemberian obat. Jika seseorang sudah mencapai obesitas pada tahapan lanjut atau berat, maka dapat dilakukan pembedahan,” jelas dokter yang merupakan jebolan jebolan ajang pencarian bakat AFI 2005 ini.

BACA JUGA : Begini Cara Mencerahkan Kulit Untuk Semua Umur!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here