Berita Terkini : Tak Boleh Pakai Arloji, Peserta SBMPTN 2016 Mengaku Kesulitan Mengerjakan Soal !

0
956
SBMPTN 2016

Berita Terkini : Tak Boleh Pakai Arloji, Peserta SBMPTN 2016 Mengaku Kesulitan Mengerjakan Soal !

indowarta.com– Selain alat komunikasi, peserta SBMPTN 2016 juga tidak diperbolehkan mengenakan arloji. Yang ada diatas meja pensil mereka hanyalah pensil 2B, penghapus dan juga kartu ujian.

Ketua Panitia Lokal 34 Bandung yaitu Arry Bainus menyebutkan bahwa tahun lalu ada peserta yang memprotes mengenai pemakaian arloji. Dikhawatirkan bahwa arloji tersebut sebgai alat komunikasi untuk melakukan perbuatan curang. Terkait dengan waktu, Arry menyebutkan bahwa setiap pengawas telah diinstruksikan untuk menginformasikan waktu setiap 15 menit berjalan kepada para peserta.

Sebanyak 46.056 peserta mengikuti SBMPTN 2016 yang terdaftar di Panlok 34 Bandung. Jumlah tesebut terdiri dari 43.056 di Panlok Bandung dan sebanyaj 3.000 lainnya di Panlok Tasikmalaya. Sebanyak 18.413 peserta yang mengikuti kelompok ujian saintek. Peserta yang mengikuti kelompok ujian Soshum berjumlah 21.247 orang dan peserta yang mengikuti kelompok ujian campuran terdapat 6.396 orang.

Diantara jumlah tersebut terdapat 12 orang peserta yang berlebihan khusus dan juga 2 orang peserta yang terpaksa mengikuti ujian SBMPTN dalam keadaan sakit. 2 pesrta tersebut menderita sakit demam berdarah dengue dan sebelumnya juga sudah melapor.

SBMPTN 2016

Yang satu masih bisa melanjutkan ujian. Namun yang satunya lagi oleh tim dokter dnyatakan sudah tidak bisa mengikuti ujian SBMPTN 2016 dikarenakan komplikasi demam berdara dan thypus.

Arry sendiri juga sudah menegaskan bahwa dirinya tidak akan memberik toleransi bila ada peserta yang melakukan kecurangan. Mereka yang melakukan kecurangan akan di diskualifikasi.

Disisi lain, ada sejumlah peserta yang mengaku tidak percaya diri dengan hasil yang akan mereka peroleh. Salah satunya adalah peserta yang bernama Richardo Chandra ini. Peserta yang memilih ujian kelompok Saintek ini mengaku merasa tida percaya diri dengan hasil yang akan dia peroleh.

Dengan nada yang pesimis dia mengungkapkan rasa tidak percaya dirinya. Dia merasa tidak akan lulus ujian. Dia hanya bisa menjawab 14 soal saja di TKD Santek dan selebihnya dia kosongkan.

baca juga :

Berita Terkini : MPR RI Belum Terima Surat Edaran 1 Juni Sebagai Hari Libur Nasional !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here