Ketika Jokowi Hanya Dianggap Bicara dan Tak Perkuat KPK!

0
1467
Jokowi
Copyright©tempo

Ketika Jokowi Hanya Dianggap Bicara dan Tak Perkuat KPK!

Indowarta.com– Presiden Joko Widodo ini telah diminta untuk menunjukkan sikap tegasnya terkait dengan komitmen untuk memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Peneliti Senior Para Syndicate, Toto Sugiarto telah menilali bahwa pernyataan dari Joko Widodo yagn tidak akan membiarkan pelemahan terhadap KPK perlu diperkua lagi dengan tindakan.

BACA JUGA : Dalam Dua Moment Penting Ini, Setya Novanto Alami Serangan Vertigo!

Toto pada saat dihubungi pada hari Rabu 13 September 2017 ini telah mengatakan “Kalau statement (sudah) clear, tapi action itu yang tidak ada,”. Berdasarkan dari hasil survei Center for Strategic and International Studies (CSIS), telah menyebutkan bahwa sebanyak 76,9 persen responden melihat pemerintahan Joko Widodo berkomitmen untuk memperkuat KPK.

WAJIB BACA :  KPK Pastikan Setya Novanto Tak Sakit Menjelang Sidang Korupsi E KTP!

Toto telah memperkirakan bahwa kepercayaan terhadap komitmen pemerintah untuk pemberantasan korupsi ini bisa saja menjadi menuru nantinya. Hal ini telah didasari dari adanya sejumlah serangan terhadap KPK yang akan datang dari pembantu persiden sendiri.

PDIP
Copyright©kompas

Contohnya saja adalah Jaksa Agung M Prasetyo yang ingin tidak ada lagi penuntutan di KPK. Setelah pernyataan dari Parsetyo itu sudah disampaikan, hingga saat ini juga masih belum ada respon yang telah ditunjukkan oleh Presiden Jokowi. Menurut Toto,  hal ini telah memperlihatkan bahwa Presiden Jokowi tidak melakukan apa-apa.

Pengamat Politik dari Universitas Paramadina ini telah mengatakan “Presiden barangkali merasa cukup dengan statement, tapi tidak ada langkah nyata yang dilakukan untuk mendukung penguatan KPK”. Dirinya juga menyebutkan bahwa Jokowi harus mengingatkan para bawahannya seperti Jaksa Agung dan juga Kapolri.

WAJIB BACA :  KPK Luncurkan Aplikasi Jaga, Ini Manfaatnya Untuk Pencegahan Korupsi!

BACA JUGA : KPK Panggil 4 Saksi di Kasus Setya Novanto!

Setidaknya agar dua pimpinan institusi penegak hukum ini tidak ikut-ikutan untuk memberikan komentar yang bernada melemahkan terhadap KPK. Tidak ketinggalan juga para partai pendukung pemerintah. Menurut Toto, ironis apabila berbicara pembekuan KPK justru datang dari kader salah satu partai pendukung pemerintah yakni PDIP Perjuangan.

Toto mengatakan “Itu harus diingatkan. Kalau Jokowi tidak melakukan langkah-langkah nyata yang dilihat oleh rakyat, maka penurunan bisa terjadi terhadap pemerintahan Jokowi”. Sebelumnya Jokowi telah menegaskan bahwa sebagai lembaga yang diberikan amanat UU untuk memberantas korupsi, peran KPK harus terus diperkuat lagi.

baca juga : 

KPK Akan Tetap Bertahan, Karena . .

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here