Keluarga Asma Dewi Ajukan Permohonan Penangguhan Penahanan!

0
672
Asma Dewi
Copyright ©kompas

Keluarga Asma Dewi Ajukan Permohonan Penangguhan Penahanan!

Indowarta.com– Sugiharto yang merupakan Ketua RW tempat tinggal tersangka dugaan ujaran kebencian yakni Asma Dewi telah mengatakan bahwa keluarga Asma Dewi ini masih mengurus surat permohonan penangguhan penahanan. Dirinya telah mengetahui hal ini karena keluarga Asma Dewi meminta surat pengantar di tingkat RT dan RW.

Baca Juga : Awal Mula Terbentuknya Sindikat Saracen!

Sugiharto telah mengungkapkan bahwa dirinya tidak bisa mengeluarkan surat pengantar yang dibutuhkan oleh pihak keluarga karena masalah dari domisili ibu anak tiga tersebut. Sugiharto saat ditemui di rumahnya di Kompleks Polri Ampera, Jalan I, Ragunan, Jakarta pada hari Selasa 12 September 2017 telah mengatakan “Di KTP-nya, dia tinggal di Ciputat, bukan di sini”.

Asma Dewi telah ditangkap oleh tim Direktorat Cyber Crime Badan Reserse Kriminal Polri di Kompleks Polri Ampera, Jalan A Nomor 17, Jumat, 8 September 2017. Dirinya telah ditangkap atas dugaan menyebarkan ujaran kebencian berbau suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta penghinaan lewat akun Facebook-nya.

Asma Dewi
Copyright©detik

Belakangan ini polisi telah menduga bahwa Asma Dewi ini pernah mentransfer uang senilai Rp 75 juta ke NS yang merupakan salah satu anggota inti kelompok penyebaran kebencian di media sosial yakni Saracen. Pada saat ini NS sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Baca Juga :  Kapolri Instruksikan Tangkap Pemesan dan Pemberi Dana Saracen!

Menurut Sugiharto, rumah yang telah ditinggali oleh Asma Dewi ini merupakan rumah milik orang tuanya. Sugiharto mengaku bahwa dirinya tidak begitu mengenal mengenai keluarga Asma Dewi. Dirinay hanya mengetahui kedua kakaknya ini telah berprofesi sebagai polisi. Selain itu Sugiharto juga mengaku bahwa baru dua kali ini dirinya bertemu dengan suami Asma Dewi. Sugiharto mengatakan “Suaminya orang Jawa. Kerjanya usaha apa gitu”.

Sementara itu Juru bicara Markas Besar Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto telah mengatakan bahwa pihaknya kini masih menunggu proses laporan hasil analilsis Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengembangkan kasus yang telah melibatkan Asma Dewi ini. Hal ini terkait dengan temuan dari kepolisian yang telah mendapati Asma Dewi pernah setor uang sebanyak Rp 75 juta kepada NS.

baca juga : 

Asma Dewi Adalah Sosok Alumni dari Aksi 212, Sekaligus Panitia Tamasya Al Maidah!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here